Faktor Psikososial yang Mempengaruhi Kepatuhan Diet pada Penderita Kanker Payudara dengan Kemoterapi di RS TK.III Baladhika Husada Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keperawatan

Abstract

Kanker payudara adalah jenis kanker yang paling banyak menyerang wanita dan sering ditangani dengan kemoterapi. Keberhasilan terapi ini tidak hanya bergantung pada obat, tetapi juga pada kepatuhan pasien terhadap diet yang dianjurkan. Namun, banyak pasien mengalami kesulitan dalam mematuhi aturan diet akibat efek samping kemoterapi, stres, serta kurangnya dukungan sosial. Faktor psikososial, seperti pengetahuan, motivasi, koping, distres, spiritualitas, dan persepsi dukungan sosial terhadap diet, memiliki peran penting dalam menentukan kepatuhan pasien. Stres yang tinggi atau kurangnya motivasi dapat menyebabkan ketidakteraturan dalam pola makan, yang berpotensi mengurangi efektivitas terapi. Penelitian ini menganalisis bagaimana faktor psikososial memengaruhi kepatuhan diet pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Pemahaman ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk intervensi yang lebih efektif dalam meningkatkan kepatuhan pasien dan mendukung keberhasilan pengobatan. Desain penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan jenis penelitian non-eksperimental dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling dengan menggunakan simple random sampling. Populasi pada penelitian ini yaitu penderita kanker payudara yang menjalani kemoterapi di Rumah Sakit Baladhika Husada Jember dengan besar sampel yaitu 98 responden. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner BCAM (Breast Cancer Awareness Measure), CMOTS (Client Motivation Treatment Scale), The Coping Scale, DASS-21 (Depression, Anxiety, Stres Scale-21), SWBS (Spiritualitas Well Being Scale), MSPSS (Multidimentional Scale of Perceived Social Support), DBQ (Dietary Behavior Questionnaire). Analisis statistik yang digunakan yaitu uji regresi linear berganda dengan signifikasi 0,05. Penelitian ini telah melalui uji kelaikan etik di Komisi Etik Penelitian Kesehatan Fakultas Keperawatan Uf86.niversitas Jember. Analisis multivariat menunjukkan bahwa model tersebut cocok (F = 7,649; p = 0,00; R2 = 0,291). Hasil regresi linear berganda menyatakan bahwa pengetahuan, motivasi, koping, distres, spiritualitas, dan dukungan sosial secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan diet 29,1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai beta variabel pengetahuan -0,330 yang berarti pengetahuan berpengaruh terhadap kepatuhan diet sebesar -3,30%. Selanjutnya nilai beta variabel motivasi 0,139 yang berarti motivasi berpengaruh terhadap kepatuhan diet sebesar 1,39%. Nilai beta variabel koping -0,158 yang berarti koping berpengaruh terhadap kepatuhan diet sebesar -1,58% . Kemudian nilai beta pada variabel distres -0,062 yang berarti distres berpengaruh terhadap kepatuhan diet sebesar -0,62%. Kemudian nilai beta pada variabel spiritualitas 0,438 yang berarti spiritualitas berpengaruh terhadap kepatuhan diet sebesar 4,38% . Nilai beta variabel persepsi dukungan sosial -0,155 yang berarti persepsi dukungan sosial berpengaruh terhadap kepatuhan diet sebesar -1,55%. Namun, secara parsial, hanya motivasi dan spiritualitas yang memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan diet (t=2,726 ; p=0,008 dan t=4,978 ; p=0,000). Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan motivasi dan spiritualitas pada penderita kanker payudara yang menjalani kemoterapi perlu dilakukan untuk mencegah masalah kepatuhan diet dan meningkatkan kualitas hidup.

Description

Reupload file repository 23 Januari 2026_Ratna

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By