Pengembangan Modul Ajar Ctl Berbasis Tpack Untuk Meningkatkan Representasi Matematis Siswa Smp Materi Relasi dan Fungsi

Abstract

Rendahnya kemampuan representasi matematis siswa pada materi relasi dan fungsi menunjukkan perlunya pengembangan modul pembelajaran yang dapat mengaitkan konsep matematika dengan konteks kehidupan nyata serta mengintegrasikan penggunaan teknologi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran *Contextual Teaching and Learning* (CTL) berbasis *Technological Pedagogical Content Knowledge* (TPACK) pada materi relasi dan fungsi guna meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa SMP. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D, yang mencakup tahapan *Define* (pendefinisian), *Design* (perancangan), *Develop* (pengembangan), dan *Disseminate* (penyebarluasan). Subjek uji coba penelitian ini adalah 18 siswa dari SMPN 13 Jember. Produk yang dihasilkan meliputi modul ajar, lembar kerja siswa (LKS), dan bahan ajar (*handout*). Pendekatan CTL tercermin dalam modul ajar dan LKS melalui langkah-langkah serta aktivitas pembelajaran kontekstual yang menghubungkan materi relasi dan fungsi dengan situasi kehidupan nyata siswa. TPACK tercermin dalam seluruh produk yang dikembangkan: aspek pedagogis melalui model PBL dan pendekatan CTL dalam modul ajar, aspek teknologi melalui penggunaan GeoGebra dan Kahoot dalam modul ajar dan LKS, serta aspek konten melalui materi relasi dan fungsi yang disajikan dalam bahan ajar. Peningkatan kemampuan representasi matematis difasilitasi melalui aktivitas dalam LKS. Representasi visual melibatkan penyajian relasi dan fungsi dalam bentuk diagram, tabel, dan grafik. Representasi simbolik melibatkan penulisan himpunan, relasi, dan persamaan fungsi menggunakan notasi matematika. Terakhir, representasi verbal dilakukan dengan menjelaskan langkah-langkah proses menggunakan kata-kata sendiri. Hasil validasi produk menunjukkan bahwa modul ajar memenuhi kriteria validitas, dengan skor rata-rata 3,7 untuk modul ajar, 3,54 untuk LKS, dan 3,58 untuk bahan ajar. Persentase kepraktisan mencapai 82%, dan skor rata-rata *N-gain* adalah 0,84, yang termasuk dalam kategori tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modul ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan efektivitas dalam meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa. Dengan demikian, modul ajar CTL berbasis TPACK layak digunakan sebagai alternatif bahan ajar dalam pembelajaran matematika pada materi relasi dan fungsi.

Description

Finalisasi oleh agus/September 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By