Pengaruh Kebijakan Dividen Dan Good Corporate Governance Terhadap Nilai Perusahaan
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Nilai perusahaan memiliki peranan strategis karena berfungsi sebagai indikator
kinerja serta mencerminkan kesejahteraan pemilik dan pemegang saham.
Kesejahteraan ini dapat dilihat dari harga saham di mana kenaikan harga saham
menunjukkan kondisi yang lebih baik bagi para pemangku kepentingan. Menurut
laporan CNBC Indonesia (2023) nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami
penurunan yang signifikan terjadi sebanyak 10 kali dari tahun 2013 hingga 2023.
Penurunan ini menjadi pertimbangan penting bagi investor dalam melakukan
investasi. Perhitungan harga saham dan jumlah saham beredar yang membentuk
nilai pasar ekuitas dapat mempengaruhi parameter nilai suatu perusahaan. Berbagai
faktor mendorong investor untuk berinvestasi pada perusahaan tertentu.
Di dalam penelitian ini menggunakan objek penelitian perusahaan sektor
pertambangan. Alasan dipilihnya perusahaan sektor pertambangan sebagai objek
penelitian adalah karena sektor pertambangan memiliki peran krusial dalam
mendukung perekonomian terutama di negara-negara yang kaya akan sumber daya
alam. Industri pertambangan wajib mematuhi peraturan Undang-Undang Nomor 4
Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara serta pedoman dari
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penelitian ini menilai efektivitas kebijakan dividen
dan tata kelola perusahaan serta mengevaluasi peran variabel kontrol profitabilitas
dan likuiditas dalam memastikan standar kepatuhan. Sebagai kebaruan (Novelty)
penelitian ini memiliki sejumlah perbedaan mendasar dibandingkan dengan
penelitian terdahulu. Penelitian yang dilakukan oleh (Susetyo et al., 2019; Budiarti,
2024) hanya memfokuskan analisis pada variabel Kebijakan Dividen dan Good
Corporate Governance. Penelitian ini menambahkan Profitabilitas dan Likuiditas
sebagai variabel kontrol. Penelitian ini muncul dari dua aspek. Penggunaan data
spesifik sektor pertambangan yang jarang diangkat dalam penelitian-penelitian
terdahulu yang umumnya berfokus pada sektor manufaktur dan inovasi dalam
penerapan variabel kontrol profitabilitas dan likuiditas untuk menyempurnakan
model penelitian. Perbedaan pendekatan ini dianggap penting mengingat adanya
ketidakkonsistenan hasil penelitian sebelumnya sekaligus menjawab kebutuhan
akan data mutakhir yang relevan dengan dinamika industri terkini.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan objek penelitian berupa
perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada
periode 2021–2023. Analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan regresi data
panel dan pengujian dilakukan menggunakan perangkat lunak Eviews 12. Hasil
penelitian mengungkapkan bahwa kebijakan dividen, dewan komisaris dan
profitabilitas memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Sementara untuk
kepemilikan manajerial dan likuiditas memiliki pengaruh negatif terhadap nilai
perusahaan.
Description
Reupload file repositori 12 februari 2026_ratna/dea
