Manajemen Diri Penyintas Kecanduan Napza Pasca Rehabilitisasi Sosial Dalam Mendukung Keberfungsian Sosialnya
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Dampak perilaku negatif korban penyalahgunaan napza berdampak sangat
luas terutama pada lingkungan keluarga dan masyarakat sekitarnya. Secara fisik
seorang yang memiliki ketergantungan pada napza akan mengalami gangguan
organ, metabolisme yang tidak baik, penurunan berat badan secara drastis, serta
masalah lainnya. Manajemen diri merupakan sebuah upaya mantan pecandu agar
dapat secara maksimal mengolah faktor internal dan eksternal agar supaya dapat
mengendalikan diri untuk tidak menggunakan kembali Napza. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan serta menganalisis manajemen diri
yang dilakukan oleh penyintas pecandu napza pasca rehabilitasi sosial dalam
mendukung keberfungsian sosialnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
dan pengumpulan data yang dilakukan ialah melalui teknik wawancara, observasi,
dan juga dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa manajemen
diri yang dilakukan para penyintas pecandu napza pasca rehabilitasi diantaranya
ialah (a) Motivasi diri dilakukan dalam bentuk pemberian kekuatan dan semangat
dalam diri penyintas pecandu napza. (b) Penyusunan diri dilakukan dalam bentuk
pengorganisasian yang dilakukan oleh penyintas pecandu napza dan dipusatkan
dalam menyusun efisiensi tenaga, pikiran, dan waktu yang dijalani selama
beraktivitas. (c) Pengendalian diri dilakukan dengan memberikan batasan-batasan
tertentu seperti batasan dalam bersosialisasi. (d) Pengembangan diri dilakukan
dengan cara peningkatan potensi yang dimiliki oleh penyintas pecandu napza guna
menumbuhkan adanya progresifitas diri ke arah yang lebih baik.
Description
Reaploud Repository 1 April_agus
