Pengembangan Audio Tactile Maps Menggunakan Metode User Centered Design (UCD) Sebagai Alat Bantu Navigasi Untuk Tunanetra di Stasiun Kereta Api Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Komputer

Abstract

Penyandang tunanetra merupakan individu yang sering menghadapi tantangan dalam kehidupan sehari-hari termasuk pada saat berpergian (Engel et al., 2020). Penyandang tunanetra mengalami kesulitan dan hambatan yang siginifikan saat berada di tempat-tempat umum, salah satunya di stasiun kereta api. Mereka menghadapi sejumlah hambatan di dalam stasiun yang dapat membatasi kemampuan mereka untuk bergerak secara mandiri dan nyaman. Kurangnya tanda-tanda informasi yang jelas juga membuat penyandang tunanetra kesulitan dalam bernavigasi dan memperoleh informasi. Ketidakmampuan untuk memperoleh informasi dengan mudah merupakan hambatan utama bagi penyandang tunanetra ketika berada di stasiun dan mengurangi kemandirian mereka dalam berpergian, sehingga seringkali menyebabkan mereka bergantung kepada orang lain. Oleh karena itu, perlu adannya pemenuhan aksesibilitas dan fasilitas publik yang memadai bagi penyandang tunanetra agar mereka dapat mengakses lingkungan dengan lebih mandiri dan aman, termasuk di stasiun. Upaya ini diharapkan dapat membantu dan meningkatkan kemampuan mereka dalam menggunakan transportasi umum dengan lebih mandiri dan merasa lebih aman selama perjalanan. Untuk mengatasi hambatan yang dialami oleh penyandang tunanetra di stasiun, diperlukan pengembangan teknologi seperti audio tactile maps yang dapat menjadi sebuah solusi dalam menyediakan informasi yang lebih mudah diakses bagi penyandang tunanetra di stasiun. Sistem ini dapat membantu untuk memberikan informasi melalui suara dan sentuhan pada permukaan tactile yang dirancang khusus, sehingga memungkinkan penyandang tunanetra untuk memahami struktur lingkungan stasiun dengan lebih baik. Selain itu, sistem ini juga bukan hanya memberikan informasi berupa audio yang dapat membantu mereka untuk bernavigasi di dalam stasiun. Dalam proses pengembangan sistem audio tactile maps diperlukan sebuah pendekatan yaitu User Centered Design yang berfokus pada pengguna sehingga dapat meminimalisir tingkat kegagalan sistem (Zamprogno et al., 2019). Metode UCD melibatkan partisipasi aktif dari responden dalam setiap tahap pengembangan mulai dari tahap perancangan hingga tahap pengujian, hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa produk benar-benar memenuhi kebutuhan pengguna. Evaluasi usability juga dilakukan pada penelitian ini dengan menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Kuesioner SUS diberikan setelah responden melakukan eskplorasi terhadap sistem audio tactile maps. Proses pengembangan audio tactile maps dengan menggunakan metode UCD telah mengidentifikasi berbagai permasalahan dan menghasilkan 11 poin penting mengenai kebutuhan pengguna dalam pengembangan sistem. Desain yang dihasilkan dari metode UCD juga mencakup penggunaan simbol dan panduan informasi berupa audio yang disesuaikan dengan kompleksitas denah. Hasil akhir dari pengembangan sistem audio tactile maps berupa penggabungan antara peta timbul (tactile) dan audio dimana pengguna dapat dapat mengakses informasi secara langsung melalui peta timbul yang menampilkan data denah dalam konteks fisik yang nyata dan dapat mengakses informasi melalui audio yang diberikan oleh sistem. Evaluasi usability juga dilakukan pada penelitian ini, dan memperoleh skor 80. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat usability pada audio tactile maps telah mencapai hasil yang optimal dan sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pengguna.

Description

Reupload file repository 12 februari 2026 maya/mita

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By