Penerapan Filter Gaussian Blur Untuk Penyensoran Video Kekerasan Secara Otomatis Menggunakan Movinets dengan Pendekatan Transfer Learning
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer
Abstract
Pada era yang serba menggunakan internet, terdapat banyak informasi yang
tersebar ke setiap orang dengan cepat, seringkali pada informasi-informasi tersebut
terdapat hal yang tidak ingin kita lihat, salah satunya adalah informasi atau konten
yang mengandung adegan kekerasan, hal ini dikarenakan dapat mengganggu dan
menciptakan ketidaknyamanan bagi pengguna yang melihatnya. Konten yang
mengandung kekerasan yang tersebar di internet semakin banyak dari tahun ke
tahun, sementara itu beberapa metode untuk meminimalisir konten kekerasan di
internet masih belum efektif. Penulis berharap dalam melakukan penelitian ini
dapat menyediakan alternatif lain untuk mengantisipasi konten kekerasan pada
sebuah video yang tersebar di internet khususnya media sosial.
Untuk melakukan usaha pencegahan agar pengguna dapat terhindar dari
melihat konten kekerasan, penyensoran menggunakan efek lembut Gaussian blur
dipilih untuk mengatisipasi konten tersebut, selain itu untuk mengenali tindakan
kekerasan maka digunakan model Movinet stream A-1 yang telah teruji dapat
mengenali berbagai macam tindakan tanpa memerlukan sumber daya komputasi
yang berlebih. Pendekatan transfer learning juga dipakai dalam membantu
meningkatkan akurasi dan mempercepat proses pelatihan model. Model kemudian
akan dilatih menggunakan dataset "Real Life Violence Situation", Dataset ini terdiri
dari 2000 video pendek, sebanyak 1000 video menggambarkan situasi dimana
terdapat adegan kekerasan berupa perkelahian antara dua orang atau lebih,
sementara 1000 video lainnya menggambarkan aktivitas sehari-hari seperti
kegiatan olahraga, makan, duduk dan lain-lain.
Dalam proses penerapan blur, sebuah video yang terdiri dari beberapa frame
akan diprediksi oleh model yang telah dilatih kemudian setiap frame akan
menghasilkan nilai prediksi Violence dan Non Violence, apabila nilai prediksi
Violence pada sebuah frame lebih besar daripada Non violence maka frame tersebut akan dikenai filter gaussian blur, sementara jika nilai prediksi Non violence lebih
besar dari nilai prediksi Violence maka frame tersebut tidak akan dikenai efek blur.
Model Movinet stream A-1 yang sudah dilatih menggunakan dataset "Real
Life Violence Situation” dengan menggunakan pendekatan transfer learning dapat
menghasilkan nilai accuracy, recall, dan F-1 score berturut-turut sebesar (0.921,
0.862, dan 0.905) pada pengujian secara frame by frame menggunakan Cofusion
Matrix dengan total frame yang diuji sebanyak 2000 frame dari 100 video data uji.
Sementara itu untuk hasil akurasi berupa single predict (apakah video dikategorikan
sebagai video yang mengadung kekerasan atau tidak) menghasilkan akurasi sebesar
99% dengan jumlah data uji sebanyak 100 video, akurasi ini tentunya lebih baik
apabila dibandingkan penelitian yang menggunakan dataset serupa dengan metode
VGG-16 dan LSTM.
Description
Reupload file repositori 18 februari 2026_PKL Fani/Firli
