Hubungan Lama Mengidap Kusta dengan Tingkat Depresi pada Pasien di Rumah Sakit Kusta Sumberglagah Kabupaten Mojokerto

dc.contributor.authorWidya Ayu Putri Maharani
dc.date.accessioned2026-11-05T08:43:18Z
dc.date.issued2018-03-06
dc.descriptionReuplod Repository Ratna 28 Oktober 2026 Validasi Dan Finalisasi Ratna 28 Oktober 2026
dc.description.abstractKusta merupakan suatu penyakit infeksi kronik yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae yang bersifat interselular obligat yang menyerang kulit, mukosa (mulut), mata, saluran pernafasan atas dan saraf, kecuali saraf pusat. WHO pada tahun 2011 menyebutkan bahwa Indonesia menempati peringkat ketiga di dunia dengan jumlah kasus kusta terbanyak setelah India dan Brazil dan masih memiliki prevalensi yang tinggi di Indonesia yang menyebabkan penyakit ini menjadi salah satu masalah kesehatan nasional. Pada pasien yang sudah terdeteksi mengidap kusta dan muncul gejala-gejalanya tentu akan mengalami halangan dalam menjalani kehidupan bermasyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup alamiahnya. Hal ini disebabkan karena stigma negatif mengenai penyakit kusta masih melekat erat di benak masyarakat. Adanya stigma negatif dan terjadinya penurunan kualitas hidup penderita kusta akan berkesinambungan dengan munculnya masalah psikis yang lebih parah, salah satunya depresi. Depresi merupakan satu masa terganggunya fungsi manusia yang berkaitan dengan alam perasaan yang sedih dan gejala penyertanya, termasuk perubahan pola tidur dan nafsu makan, psikomotor, konsentrasi, anhedonia, kelelahan, rasa putus asa dan tidak berdaya, serta rasa ingin bunuh diri. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa resiko mengalami depresi akan meningkat sebesar 2,6 kali lipat pada orang yang memiliki suatu penyakit kronis dan tingkat depresi akan lebih tinggi pada penderita kusta daripada masyarakat umum akibat dari stigma negatif yang disebabkan oleh kusta. Hal ini mendasari penulis untuk melakukan penelitian tentang hubungan lama mengidap kusta dengan tingkat depresi pada pasien di Rumah Sakit Kusta Sumberglagah Kabupaten Mojokerto. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama mengidap kusta dengan tingkat depresi pada pasien. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan informasi pada pasien kusta agar lebih memperhatikan kondisi psikologisnya yang muncul akibat stigma negatif dari masyarakat dan keterbatasan yang muncul karena penyakit kusta serta sebagai bahan pertimbangan perlunya perawatan intensif antara bidang penyakit kulit dan psikiatri. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional. Sampel adalah 60 orang pasien yang telah terdiagnosis Kusta di Rumah Sakit Kusta Sumberglagah Kabupaten Mojokerto yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria inklusi sampel adalah berusia 18-80 tahun dan terdaftar sebagai pasien kusta di Rumah Sakit Kusta Sumberglagah Kabupaten Mojokerto. Sedangkan kriteria ekslusi sampel adalah tidak menyelesaikan proses interview atau pengisian kuesioner, dan menderita depresi sangat berat dan/atau gangguan jiwa berat. Penelitian ini dilakukan di Poli Rawat Jalan Ruang Melati Rumah Sakit Kusta Sumberglagah Kabupaten Mojokerto pada bulan Juli 2017 dalam kurun waktu 1 (satu) minggu.
dc.description.sponsorshipdr. Justina Evy Tyaswati, Sp.KJ dr. Ida Srisurani Wiji Astuti, M.Kes
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/16050
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Kedokteran
dc.subjectKusta
dc.subjectDepresi
dc.titleHubungan Lama Mengidap Kusta dengan Tingkat Depresi pada Pasien di Rumah Sakit Kusta Sumberglagah Kabupaten Mojokerto
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Widya Ayu Putri Maharani _1.pdf
Size:
3.76 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: