Evaluasi Penerapan Hazard Communication pada Industri PT. X Sesuai Standar Dokumen OSHA
Loading...
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Salah satu hal yang menentukan seseorang dalam melakukan pekerjaannya
ialah pengetahuan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan perilaku
K3 ialah dengan meningkatkan pengetahuan terkait K3 melalui adanya hazard
communication. Hazard communication seringkali diabaikan karena tidak
berhubungan langsung dan dianggap kurang efektif dalam mencegah terjadinya
kecelakaan kerja. Perundangan maupun pedoman di Indonesia belum membahas
penerapan komunikasi bahaya pada perusahaan. Panduan penerapan hazard
communication yang lengkap masih hanya disediakan oleh OSHA. Hazard
communication merupakan rangkaian upaya yang dilakukan untuk meningkatkan
pemahaman dan pengetahuan pekerja tentang bahaya dan risiko yang ada di area
kerjanya sehingga para pekerja dapat berpartisipasi aktif dalam upaya penerapan
K3. Bentuk hazard communication ialah klasifikasi bahaya, pemasangan label,
rambu, lembar data keselamatan (SDS), dan pemberian sosialisasi serta pelatihan.
Salah satu tempat kerja dengan risiko tinggi ialah industri penghasil pelat logam
karena proses kerja dilakukan dengan suhu yang tinggi. Berdasarkan hasil studi
pendahuluan, didapatkan bahwa masih belum diketahui kesesuaian penerapan
hazard communication dengan dokumen OSHA sehingga tujuan dari penelitian ini
ialah untuk melakukan evaluasi pada penerapan hazard communication pada PT. X
dengan pedoman yang ditentukan.
Description
reeapload 2026 Rudi H
