Analisis Kadar Vitamin A dan Daya Terima Siomay Ayam dengan Penambahan Puree Wortel (Daucus Carota L.)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kesehatan Masyarakat

Abstract

Kekurangan vitamin A (KVA) adalah masalah kesehatan yang umum, terutama di negara berkembang, dan dapat menyebabkan gangguan penglihatan serta meningkatkan risiko infeksi pada anak-anak. Vitamin A, yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh dan harus diperoleh dari makanan, berperan penting dalam pertumbuhan dan daya tahan tubuh. Pemerintah Indonesia telah melaksanakan program suplementasi vitamin A untuk balita, namun cakupannya masih perlu ditingkatkan, terutama di kalangan anak usia sekolah yang juga rentan terhadap kekurangan ini. Pola konsumsi yang buruk, seperti rendahnya asupan sayur dan buah, berkontribusi pada masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar vitamin A dan daya terima siomay ayam dengan penambahan puree wortel sebagai salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk menurunkan resiko kekurangan vitamin A pada anak-anak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan jenis penelitian quasi experimental dan dengan desain penelitian posttest only control group desaign. Desain ini menerapkan rancangan acak lengkap (RAL) dengan melakukan 4 perlakuan dan 3 kali replikasi atau pengulangan dengan tujuan mendapatkan hasil rata-rata pada tiap sampel. Prosedur penelitian diawali dengan pembuatan siomay ayam kemudian dilakukan uji kadar vitamin A dengan metode spektrofotometri UV-Vis dan uji daya terima. Pengujian kadar vitamin A dilakukan di laboratorium Analisis Pangan Politeknik Negeri Jember, sedangkan uji daya terima dilakukan di SD Kalisat 01 Jember. Data kadar vitamin A didapat berdasarkan Lembar Hasil Uji (LHU) yang diperoleh dari laboratorium. Data uji daya terima didapatkan dari formulir uji kesukaan (hedonic scale test) yang menilai warna, aroma, rasa dan tekstur. Berdasarkan hasil penelitian, sampel siomay ayam tanpa penambahan puree wortel (F0) memiliki rata-rata kadar vitamin A sebesar 11,7 mcg/100 g. Siomay ayam dengan penambahan puree wortel 10% (F1) miliki rata-rata kadar vitamin A sebesar 374,0 mcg/100 g, penambahan puree wortel 20% (F2) miliki rata-rata kadar vitamin A sebesar 735,7 mcg/100 g, dan penambahan puree wortel 30% (F3) miliki rata-rata kadar vitamin A sebesar 1088,0 mcg/100 g. Berdasarkan hasil uji daya terima dengan 4 taraf penilaian (warna, aroma, rasa, tekstur) terhadap 4 perlakuan, rata-rata hasil yang didapat secara keseluruhan nilai antara 3-4 yaitu kategori netral suka, sehingga keempat sampel siomay dapat diterima oleh panelis. Terdapat perbedaan yang signifikan pada parameter warna, rasa, dan tekstur siomay ayam dengan penambahan puree wortel, sedangkan pada parameter aroma tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Produk yang terpilih dengan formulasi terbaik adalah sampel F3 yaitu dengan penambahan puree wortel 30% yang mendapatkan peringkat tertinggi bedasarkan perhitungan MPE dan memiliki nilai kandungan vitamin A tertinggi. Siomay ayam F3 diperoleh kecukupan AKG vitamin A pada anak usia 10-12 tahun baik laki-laki maupun perempuan sebesar 27,2%, atau sudah lebih dari 20% kebutuhan makan selingan perhari. Kecukupan tersebut terpenuhi dengan konsumsi siomay ayam dengan berat 15 g atau cukup dalam 1 buah siomay.

Description

Reupload file repository 27 Februari 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By