Hubungan Kecanduan Internet dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan Universitas Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Penggunaan internet di Indonesia dikuasai oleh kalangan pelajar dan
mahasiswa yang mencapai 98,88% (APJII, 2023). Kecanduan internet pada
mahasiswa menjadi fenomena yang harus diperhatikan, dengan dampaknya yang
meluas ke berbagai aspek kesehatan, termasuk kualitas tidur. Sesuai dengan
penelitian yang dilakukan oleh Lee et al., (2020) menunjukkan bahwa
penggunaan internet yang berlebihan dapat berkontribusi pada penurunan durasi
tidur dan masalah tidur pada mahasiswa. Selain itu, kecanduan internet dapat
mempengaruhi pola tidur REM, yang merupakan fase tidur penting untuk
keseimbangan emosional dan kognitif (Liu et al., 2017).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecanduan
internet dengan kualitas tidur pada Mahasiswa Program Studi Sarjana Ilmu
Keperawatan Universitas Jember. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 191
mahasiswa dengan angkatan 2022 dan 2023. Desain Penelitian yang digunakan
adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Alat
pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner Internet Addiction Test (IAT)
yang telah dimodifikasi oleh Psimawa et al (2022) dan The Pittsburg Sleep
Quality Index (PSQI) yang telah dimodifikasi oleh (Krisna et al., 2023)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecanduan internet dengan
kategori ringan sebanyak 89 mahasiswa (46,6%), kategori kecanduan internet
sedang sebanyak 72 mahasiswa (37,7%), kategori kecanduan internet normal
sebanyak 25 mahasiswa (13,1%), dan kategori kecanduan internet berat sebanyak
5 mahasiswa (2,6%). Sedangkan tingkat kualitas tidur pada mahasiswa
menunjukkan hasil 108 mahasiswa (56,5%) kualitas tidur dengan masalah ringan,
50 mahasiswa (26,2%) kualitas tidur dengan masalah sedang, 26 mahasiswa
(13,6%) kualitas tidur yang tidak ada masalah, dan 7 mahasiswa (3,7%) kualitas tidur dengan masalah berat.
Hasil analisis bivariat menggunakan uji korelasi Kendall Tau-B didapatkan
nilai p-value < 0,001 yang menunjukkan terdapat hubungan antara kecanduan
internet dengan kualitas tidur Pada Mahasiswa Program Studi Sarjana Ilmu
Keperawatan Universitas Jember. Kekuatan hubungan lemah dengan r = 0,215
dan memiliki arah hubungan positif yang artinya semakin meningkat kecanduan
internet maka kejadian masalah kualitas tidur juga akan meningkat. Oleh karena
itu, penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai dasar tindakan preventif.
Seperti pendidikan kesehatan tentang manajemen waktu penggunaan internet yang
sehat, manajemen stres, dan pembentukan pola tidur yang sehat.
Description
Reupload file repositori 11 februari 2026_PKL Fani/Firli
