Strategi Manajemen Risiko Produksi Padi Varietas Ciherang dan Inpari 32 di Desa Tanggul Wetan Kecamatan Tanggul

dc.contributor.authorUswatun Hasanah
dc.date.accessioned2026-02-25T02:14:08Z
dc.date.issued2024-03-20
dc.descriptionupload by Teddy_25.02.2026
dc.description.abstractPadi merupakan tanaman pangan utama yang mempunyai peran penting untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan masyarakat Indonesia. Mayoritas petani di Indonesia banyak membudidayakan tanaman padi karena berpotensi tinggi. Upaya untuk meningkatkan produksi padi sangat penting dilakukan agar kebutuhan pangan terpenuhi. Salah satu desa di Provinsi Jawa Timur yang menjadi sentra produksi padi yaitu Desa Tanggul Wetan. Desa Tanggul Wetan terletak di Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember. Produksi padi di Desa Tanggul Wetan mengalami penurunan yaitu pada tahun 2020 sebesar 8.616,62 ton, tahun 2021 sebesar 5.984,36 ton, dan tahun 2022 sebesar 4.554,20 ton. Penurunan produksi padi dapat terjadi karena adanya risiko produksi. Upaya peningkatan produksi padi sangat penting dilakukan salah satunya dengan penggunaan varietas yang unggul dan tahan. Mayoritas petani di Desa Tanggul Wetan menggunakan varietas padi unggul seperti varietas Ciherang dan Inpari 32. Kedua varietas tersebut berbeda jenisnya, varietas Ciherang tergolong padi non hibrida sedangkan varietas Inpari 32 tergolong padi hibrida. Penggunaan varietas Ciherang digantikan dengan varietas Inpari 32 karena varietas Inpari 32 lebih tahan dan produksinya lebih tinggi. Akan tetapi, varietas Inpari 32 memiliki kelemahan yaitu mudah ditumbuhi gulma. Kedua varietas tersebut mempunyai kelemahan dan tidak sepenuhnya menjadi upaya meningkatkan produksi karena masih terjadi penurunan produksi. Dengan demikian, tujuan penelitian ini yaitu: 1) Mengetahui sumber-sumber risiko produksi padi varietas Inpari 32 dan Ciherang di Desa Tanggul Wetan; 2) Mengetahui perbandingan besar risiko produksi padi varietas Inpari 32 dan Ciherang di Desa Tanggul Wetan; dan 3) Mengetahui strategi manajemen risiko produksi padi varietas Inpari 32 dan Ciherang di Desa Tanggul Wetan. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja berdasarkan tujuan penelitian atau purposive method. Metode penelitian menggunakan deskriptif, analitik, dan komparatif. Pengumpulan data penelitian bersumber dari data primer dan sekunder melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif untuk mengidentifikasi sumber-sumber risiko produksi padi varietas Inpari 32 dan Ciherang. Selain itu, analisis risiko produksi melalui nilai koefisien variasi (CV) dan batas bawah produksi (L) untuk mengetahui besar risiko produksi padi varietas Ciherang dan Inpari 32. Selanjutnya, analisis probabilitas risiko produksi dari persentase Z-Score dan dampak risiko produksi dari Value at Risk (VaR). Analisis tersebut untuk mengetahui strategi manajemen risiko produksi. Strategi manajemen risiko produksi terdiri dari strategi preventif dan mitigasi sesuai dengan letak kuadrannya. Kuadran 1 dan 2 diatasi dengan strategi preventif sedangkan kuadran 2 dan 4 diatasi dengan strategi mitigasi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa sumber risiko produksi padi varietas Ciherang dan Inpari 32 di Desa Tanggul Wetan yaitu perubahan cuaca, serangan hama dan penyakit, serangan angin, dan penggunaan pestisida kimia yang kurang tepat. Besar risiko produksi padi varietas Inpari 32 dengan nilai koefisien variasi sebesar 0,20 lebih rendah dari padi varietas Ciherang sebesar 0,30. Batas bawah produksi per hektare padi varietas Ciherang sebesar 2,30 ton/ha lebih rendah dari padi varietas Inpari 32 sebesar 3,55 ton/ha. Nilai CV < 0,5 dan L > 0 berarti petani terhindar dari kerugian. Hasil penelitian selanjutnya mengenai strategi manajemen risiko produksi padi varietas Ciherang dan Inpari 32. Strategi preventif padi varietas Ciherang untuk mencegah perubahan cuaca dan penggunaan pestisida kimia yang kurang tepat pada kuadran 1 serta serangan hama dan penyakit pada kuadran 2. Strategi mitigasi padi varietas Ciherang untuk menangani serangan hama dan penyakit pada kuadran 2. Strategi preventif padi varietas Inpari 32 untuk mencegah serangan angin pada kuadran 2. Strategi mitigasi padi varietas Inpari 32 untuk menangani serangan angin pada kuadran 2 serta serangan hama dan penyakit pada kuadran 4.
dc.description.sponsorshipRena Yunita Rahman, S.P., M.Si.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4410
dc.publisherFakultas Pertanian
dc.subjectManajemen Risiko
dc.subjectproduksi
dc.subjectPadi Varietas Ciherang
dc.subjectInpari 32
dc.titleStrategi Manajemen Risiko Produksi Padi Varietas Ciherang dan Inpari 32 di Desa Tanggul Wetan Kecamatan Tanggul
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
USWATUN HASANAH - 201510601060.pdf
Size:
2.73 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: