Implementasi Effleurage Massage pada Ibu Postpartum dengan Nyeri Akut di RS Wijaya Kusuma Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Sensasi yang dirasakan ibu pada masa postpartum adalah rasa nyeri. Nyeri ini timbul akibat luka jahitan pada perineum dan kontraksi uterus yang sedang berlangsung sehingga dapat terjadi masalah keperawatan nyeri akut. Kondisi ini dapat menimbulkan gangguan kesehatan yang dapat mengganggu perawatan ibu dan bayi, sehingga diperlukan upaya pengelolaan nyeri pada ibu postpartum. Effleurage massage yaitu metode pijat menggunakan telapak tangan yang terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri pada ibu postpartum. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi implementasi effleurage massage pada ibu postpartum dengan masalah keperawatan nyeri akut di RS Wijaya Kusuma Lumajang.
Desain penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Partisipan yaitu ibu postpartum dengan masalah keperawatan nyeri akut, menunjukkan 80% tanda dan gejala mayor, dilakukan pemberian effleurage massage setelah ≥ 5 jam pasca pemberian analgesik, serta bersedia menjadi partisipan. Metode pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi gejala dan tanda mayor, luaran berdasarkan SLKI dan Numeric Rating Scale (NRS). Intervensi diberikan berupa effleurage massage yang dilakukan selama 5-10 menit, 1 kali sehari selama 3 hari.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ny. F mengalami 83,3% tanda dan gejala mayor nyeri akut, seperti mengeluh nyeri, tampak meringis, bersikap protektif (waspada dan menghindari posisi nyeri), gelisah, dan sulit tidur. Implementasi effleurage massage selama 3 hari dapat menurunkan tingkat nyeri yang ditandai dengan penurunan keluhan nyeri, meringis, sikap protektif, gelisah dan kesulitan tidur, serta terjadi penurunan skala nyeri berdasarkan Numerical Rating Scale (NRS) dari skala 7 menjadi skala 2.
Implementasi effleurage massage terbukti efektif dalam menurunkan tingkat nyeri pada ibu postpartum melalui pemberian stimulus pada saraf perifer eferen hingga menuju sumsum tulang belakang sebelum diteruskan ke otak serta melepaskan endorfin yang berfungsi sebagai analgesik. Penelitian ini diharapkan dapat memanfaatkan sebagai terapi nonfarmakologis pada ibu postpartum dalam menurunkan tingkat nyeri.
Description
Finalisasi Maya_09 Juli 2026
