Penerapan Fisioterapi Dada Kombinasi Batuk Efektif pada Pneumonia dengan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif di RSUD dr. Haryoto Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Pneumonia merupakan infeksi paru yang menyebabkan peningkatan produksi seret sehingga menimbulkan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif. Kondisi ini ditandai dengan batuk berdahak, sesak napas, peningkatan frekuensi napas, suara napas terdapat suara napas tambahan ronki. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu mengeluarkan sekret adalah fisioterapi dada kombinasi batuk efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerepan fisioterapi dada kombinasi batuk efektif pada pasien pneumonia dengan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus pada satu pasien pneumonia di Ruang Kenanga RSUD dr. Haryoto Lumajang selama 3 hari. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Intervensi dilakukan dua kali sehari meliputi teknik perkusi, vibrasi, postural drainage, dan latihan batuk efektif. Evaluasi dilakukan berdasarkan perubahan frekuensi napas, produksi sputum, suara napas pasien. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan bersihan jalan napas setelah pemberian intervensi. Pasien mampu mengeluarkan sekret lebih efektif, produksi sputum menurun dari 10 ml menjadi 4 ml, frekuensi napas menurun dari 28×/ menit menjadi 20×/menit, pola napas menjadi reguler serta suara napas ronki menghilang pada hari ketiga. Pasien juga sesak napas berkurang dan mampu batuk lebih efektif. Dari hasil tersebut diharapkan fisioterapi dada kombinasi batuk efektif dapat menjadi salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologi yang efektif dalam membantu meningkatkan bersihan jalan napas pada pasien pneumonia.
Description
Finalisasi 9 Juli 2026_Yudi
