Pengaruh Macam Media Tanam dan Konsetrasi Air Kelapa terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada Selada (Lactuca Sativa L.) dengan Hidroponik Substrat
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) merupakan salah satu jenis sayuran
yang dikonsumsi dalam keadaan segar. Budidaya selada memiliki prospek
ekonomi yang bagus dengan permintaan yang semakin meningkat. Selama ini
kualitas selada Jember masih kalah dengan kualitas selada dari Malang.
Sehingga, pedagang lebih memilih selada Malang. Permasalahan umum yang
dihadapi petani Jember adalah sistem budidaya masih konvensional dan belum
memanfaatkan lahan secara optimal. Lahan pertanian untuk pengembangan
hortikultura seperti selada masih terbatas. Salah satu upaya perbaikan untuk
meningkatkan produktivitas dilahan sempit pekarangan yaitu dengan sistem
budidaya hidroponik. Sistem budidaya hidroponik harus memperhatikan nutrisi
yang diberikan supaya tanaman tumbuh secara optimal. Selain nutrisi faktor yang
terpenting adalah zat pengatur tumbuh. Zat pengatur tumbuh yang jumlah banyak
dan melimpah adalah air kelapa. Sehingga diharapkan penggunaan media yang
berbeda dan konsentrasi air kelapa bisa mempengaruhi pertumbuhan dan hasil
tanaman selada.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam media
organik dan konsentrasi air kelapa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman
selada dengan hidroponik substrat. Pelaksanaan bertempat di Green House di
Desa Juglangan Kabupaten Situbondo menggunakan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) faktorial 2 faktor yaitu macam media cocopeat 100%, arang sekam 100%
dan cocopeat 50% + arang sekam 50% dan konsentrasi air kelapa (0%, 12,5%,
25%, 37,5% dan 50%). Selanjutnya data dianalisis menggunakan uji lanjut
menggunakan uji Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian terdapat interaksi berbeda nyata pada variabel tinggi
tanaman, jumlah daun dan berat segar tajuk. Perlakuam cocopeat + arang sekam
(M3) dan konsentrasi air kelapa 25% merupakan perlakuan terbaik dengan ratarata berat segar tajuk 113,25 g. Perlakuan media tanam organik sangat berbeda
sangat nyata terhadap variabel tinggi tanaman, jumlah daun berat segar tajuk
tajuk, volume tajuk, dan kandungan klorofil. Sedangkan variabel panjang daun
dan berat kering total berbeda nyata. Hasil terbaik pada perlakuan media tanam
cocopeat + arang sekam (M3). Perlakuan pemberian air kelapa berpengaruh
nyata terhadap volume tajuk. Hasil terbaik pada perlakuan konsentrasi air kelapa
25, 5% (P2).
Description
Reupload file repository 8 April 2026_Rudy/Halima
