Hubungan Karakteristik Sosiodemografis, Pengetahuan, dan Sikap dengan Perilaku Pencegahan Zoonosis pada Peternak di Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kedokteran

Abstract

Zoonosis merupakan penyakit yang dapat menular antara hewan dan manusia. Zoonosis memiliki dampak kesehatan yang serius serta berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa. Indonesia menjadi salah satu negara dengan prevalensi zoonosis tinggi seperti flu burung, antraks, dan bruselosis. Interaksi intens antara manusia dan hewan serta rendahnya penerapan biosecurity dan biosafety menjadi faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya zoonosis. Upaya pengendalian zoonosis perlu dilakukan secara lintas sektoral melalui pendekatan One Health yang menekankan keterkaitan antara kesehatan hewan, manusia, serta lingkungan. Implementasi konsep One Health dapat diwujudkan dengan penerapan biosecurity dan biosafety, yakni upaya sistematis yang mencakup berbagai prosedur untuk mencegah dan mengendalikan paparan agen biologis berbahaya serta melindungi hewan, manusia, dan lingkungan dari ancaman penyebaran patogen. Keberhasilan penerapan biosecurity dan biosafety dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat terutama peternak sebagai populasi yang berisiko tinggi. Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember merupakan salah satu wilayah dengan aktivitas peternakan yang cukup tinggi, namun belum terdapat data yang menggambarkan tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku peternak terkait pencegahan zoonosis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara karakteristik sosiodemografis, tingkat pengetahuan, dan sikap dengan perilaku pencegahan zoonosis pada peternak di Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. Rancangan penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan metode total sampling dan didapatkan sebanyak 66 orang peternak di Kecamatan Ambulu memenuhi kriteria penelitian. Data primer diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner terstandar yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Variabel yang dikaji meliputi karakteristik sosiodemografis (usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan terakhir, lama beternak, dan jenis hewan ternak), pengetahuan, sikap, dan perilaku terkait pencegahan zoonosis. Analisis dilakukan dengan program IBM SPSS Statistics 25 melalui analisis univariat dan bivariat. Analisis univariat bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik sosiodemografis serta tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku responden terkait pencegahan zoonosis. Analisis bivariat dilakukan untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dan variabel dependen melalui uji Chi-square, apabila tidak memenuhi syarat maka dilakukan uji alternatif lain yakni Fisher’s exact test atau Likelihood ratio.

Description

Reuploud Repository 25 Mei-agus Validasi_26 Mei 2026_Yudi_Naomy

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By