Pembingkaian Terhadap Konflik Israel dan Palestina Melalui Instagram Gerakan Boikot, Divestasi, Sanksi (BDS) Israel di Indonesia

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Gerakan Boikot, Divestasi, Sanksi (BDS) Israel merupakan gerakan sosial yang bermula dari masyarakat Palestina sejak tahun 2005 sebagai bentuk respon atas konflik Israel dan Palestina. Namun, seiring berkembangnya konflik Israel dan Palestina terutama pada tahun 2023, gerakan tersebut juga muncul di beberapa negara lain termasuk di Indonesia. Gerakan Boikot, Divestasi, Sanksi (BDS) Israel di Indonesia mengarah pada kampanye digital melalui media sosial yang berhasil mengonstruksi opini, serta mendapatkan dukungan dan partisipasi dari masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembingkaian (framing) gerakan Boikot, Divestasi, Sanksi (BDS) Israel di Indonesia khususnya yang dijalankan melalui media sosial Instagram @gerakanbds. Teori framing Robert Entman (1993) digunakan sebagai landasan dalam penelitian ini. Penelitian ini juga memanfaatkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data utama studi dokumentasi atau media, serta wawancara dan studi literatur sebagai sumber data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan Boikot, Divestasi, Sanksi (BDS) Israel di Indonesia merupakan bagian dari strategi pembingkaian yang menyatukan fungsi define problems, diagnose causes, make moral judgements, dan treatment recommendations. Pembingkaian melalui Instagram @gerakanbds dilakukan dengan menonjolkan aspek-aspek yang mengarah pada kejahatan Israel dan penderitaan rakyat Palestina, serta metode BDS yang selektif sebagai strategi efektif di tengah konflik Israel dan Palestina.

Description

Reupload Repository Mei 2026 :: Finalisasi Repositori File 19 Mei 2026_Kurnadi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By