Pengaruh Injeksi In Ovo Testosteron terhadap Pertumbuhan dan Respons Imun Ayam Domestik (Gallus gallus domesticus) yang Dipapar Ekstrak LPS Escherichia coli
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengatahuan Alam
Abstract
Ayam domestik (Gallus gallus domesticus), dikenal sebagai ayam kampung
di Indonesia, memiliki potensi tinggi sebagai sumber protein hewani, namun masih
menghadapi kendala dalam hal laju pertumbuhan dan produktivitas. Salah satu
pendekatan biologis yang menjanjikan adalah pemanfaatan hormon androgen,
khususnya testosteron, yang dapat meningkatkan laju metabolisme embrio.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh injeksi in ovo testosteron
terhadap performa pertumbuhan dan respons imun ayam domestik, serta menilai
efektivitas imunostimulasi menggunakan lipopolisakarida (LPS) sebagai agen
imunogenik. Injeksi testosteron dilakukan pada hari ke-5 inkubasi, sedangkan LPS
diberikan secara intraperitoneal pada usia dua minggu dengan tiga kali pengulangan
berinterval 17 hari. Pengambilan serum dilakukan dua minggu setelah setiap injeksi
untuk analisis kadar imunoglobulin G (IgG). Hasil menunjukkan bahwa injeksi
testosteron secara in ovo menghasilkan daya tetas sebesar 26,5%. Meskipun
demikian, terdapat peningkatan signifikan pada berat badan ayam perlakuan
dibandingkan kelompok kontrol, menunjukkan efek potensial testosteron terhadap
pertumbuhan jangka panjang. Respons imun bawaan menunjukkan peningkatan
suhu tubuh pasca injeksi LPS pertama dan kedua, khususnya pada kelompok yang
menerima testosteron, namun menurun pada injeksi ketiga. Tidak ditemukan
perbedaan signifikan antara kelompok perlakuan dan kontrol pada kadar IgG
maupun berat organ limfoid, yang mengindikasikan bahwa efek imunosupresif
testosteron bersifat sementara dan dapat diatasi melalui stimulasi imun. Temuan ini
menunjukkan bahwa suplementasi testosteron in ovo berpotensi meningkatkan
performa pertumbuhan ayam lokal, dengan pengelolaan imun yang tepat untuk
meminimalkan dampak negatif terhadap sistem kekebalan.
Description
Entry oleh Arif 2026 Februari 25
