Hubungan Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Sayuran Hidroponik di Hidroponik Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Hidroponik Jember telah berproduksi sejak 2017 dengan fokus budidaya
pada selada. Sebelumnya, Hidroponik Jember sempat berusaha mencoba berbagai
jenis sayur dan buah untuk dibudidaya seperti pakcoy, strawberry kangkung, dan
seledri. Namun, karena tidak memiliki pangsa pasar yang bagus, Hidroponik
Jember tidak melanjutkan budidaya pada tanaman tersebut dan memilih fokus pada
selada. Hidroponik Jember juga sebagai pemasok bibit dan nutrient pada beberapa
petani hidroponik lain. Hidroponik Jember dalam pemasarannya mengalami
kesulitan dalam memperluas pangsa pasar, dimana dalam beberapa waktu terakhir
penjualan sayur sempat mengalami fluktuasi.
Produsen yang mampu menawarkan kualitas dan pelayanan lebih baik serta
kemampuan melihat potensi pasar merupakan syarat penting bertahan dan
berkembang. Kemampuan perusahaan dalam memenangkan pasar dan memperoleh
marjin yang besar didukung dengan strategi pemasaran yang diterapkan. Strategi
pemasaran dibentuk berdasarkan kemampuan yang dimiliki perusahaan
dihubungkan dengan posisi perusahaan dalam persaingan. Kesulitan dalam
memasarkan sayuran hidroponik di Hidroponik Jember disebabkan karena
perbedaan harga yang berakibat pada positioning sayuran hidroponik berada dalam
kelas yang menengah keatas. Persaingan antar produsen juga menyebabkan
Hidroponik Jember kesulitan dalam memasarkan produknya. Persaingan bisnis
merupakan suatu proses di mana para pelaku bisnis dua atau lebih yang dituntut
menjadi wirausaha yang efisien dalam menawarkan produk dan jasa di pasar.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui karakteristik konsumen
Hidroponik terhadap pembelian sayuran hidroponik pada Hidroponik Jember, (2)
Mengetahui proses keputusan pembelian sayuran hidroponik pada Hidroponik
Jember, dan (3) mengetahui hubungan variabel bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian sayuran hidroponik pada Hidroponik Jember. Penelitian ini
menggunakan teknik analisis data deskriptif dan kuantitatif, dimana analisis
deskriptif bertujuan untuk menjawab pertanyaan rumusan masalah yang pertama
dengan mendeskripsikan karakteristik konsumen Hidroponik Jember di Kabupaten
Jember yang disajikan dalam bentuk tabulasi data. Rumusan masalah kedua
menggunakan pendekatan kuantitatif yakni analisis tahapan proses pengambilan
keputusan. Teknik pengolahan data dengan korelasi rank spearman digunakan
untuk menjawab rumusan masalah ketiga dimana pengolahan data menggunakan
software input Microsoft Excel 2021 dan IBM SPSS versi 20.
Hasil Penelitian menunjukan bahwa konsumen di Hidroponik Jember
apabila ditinjua berdasarkan usianya di dominasi usia pada rentang 21-23 tahun
sebesar 48% dengan jenis kelamin di dominasi laki-laki sebesar 52,7%.
Berdasarkan pendidikan terakhirnya didominasi dengan tingkat pendidikan
SMA/SMK/Sederajat. Konsumen Hidroponik Jember juga didominasi Mahasiswa
dengan penghasilan dalam rentang ≤Rp. 500.000. Konsumen secara mayoritas
apabila ditinjau berdasarkan frekuensi pembelian, rata-rata melakukan pembelian
lebih dari >6 kali dengan sumber informasi yang diperoleh rata-rata konsumen
mendapatkan informasi dari Teman/Keluarga. Berdasarkan motivasi pembelian,
konsumen Hidroponik Jember didominasi karena Selada Hidroponik lebih higienis.
Pengambilan keputusan konsumen dalam melakukan pembelian sayuran
hidroponik melalui 5 tahapan. Berdasarkan pengenalan masalah, diketahui bahwa
konsumen mengkonsumsi selada cenderung karena selada dianggap lebih higienis
kemudian motivasi dalam membeli selada hidroponik karena memiliki harga yang
terjangkau dan di sisi lain manfaat yang dicari adalah selada hidropnik dianggap
lebih sehat. Pada tahap pencarian informasi, sumber informasi yang paling
berpengaruh bagi konsumen selada hidroponik yaitu penyebaran informasi melalui
teman/keluarga. Evaluasi alternatif menjadi tahapan ketiga dalam pengambilan
keputusan, diman mayoritas pertimbangan yang diambil konsumen dalam memilih
karena ingin memiliki pola hidup yang lebih sehat Pertimbangan yang telah
dipikirkan sebelumnya akan bermuara pada pengambilan keputusan, dimana
mayoritas konsumen melakukan pembelian selada hidroponik secara terencana dan faktor yang dianggap paling berpengaruh oleh konsumen karena produk dinilai
lebih bergizi. Kepuasan konsumen terhadap selada hidroponik di Hidroponik
jember mayoritas merasa puas, Hasil korelasi rank spearman antara sub-variabel
product (X1) dengan keputusan pembelian (Y) terdapat hubungan yang signifikan,
dimana nilai Sig.(2-tailed) menunjukan nilai 0,020 < lebih kecil dari 0,05 dan
tingkat keeratan antara hubungan product (X1) dengan keputusan pembelian (Y)
yaitu 0,313* atau dikatakan memiliki hubungan positif dan rendah.
Description
Reupload File Repositori 10 Februari 2026_Rudy K/Lia
