Pengaruh Working Capital Turnover dan Arus Kas Operasi Terhadap Financial Distress (Studi Empiris Pada Perusahaan Tekstil dan Garmen Yang Terdaftar di Bursa Efek Indoensia)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Abstract

Kebangkrutan merupakan kondisi yang dapat mengancam kelangsungan hidup suatu perusahaan. Sebelum mencapai tahap tersebut, perusahaan umumnya terlebih dahulu mengalami fase financial distress yang menjadi indikasi awal adanya penurunan kinerja keuangan dan potensi terjadinya kebangkrutan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Working Capital Turnover dan Arus Kas Operasi terhadap Financial Distress yang diukur dengan Interest Coverage Ratio (ICR). Analisis dalam penelitian ini dilakukan terhadap 6 perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2024 dan dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh sebanyak 30 sampel. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kuantitatif kausal dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan yang diperoleh dari website resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan website resmi perusahaan masing-masing. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan menggunakan software statistik Eviews 12. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Working Capital Turnover tidak memiliki pengaruh terhadap Financial Distress, sedangkan Arus Kas Operasi memiliki pengaruh negatif terhadap Financial Distress.

Description

Reuploud Repository hasyim Juni 2026, FINALISASI oleh Agus 2026 Juni 08

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By