Pengaruh Variasi Konsentrasi dan Lama Waktu Pemberian Prebiotik Xilooligosakarida pada Air Minum Terhadap Kadar Protein Ayam Broiler

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

Abstract

Ayam broiler adalah jenis ayam yang memiliki karakteristik pertumbuhan yang cepat yang biasanya digunakan sebagai sumber protein hewani oleh masyarakat Indonesia. Xilooligosakarida hasil hidrolisis xilan jerami menggunakan enzim endo-β-1,4-xilanase adalah prebiotik yang bermanfaat untuk menstimulasikan pertumbuhan mikroflora bakteri probiotik yang berada pada kolon. Ayam broiler memiliki kadar protein sebesar 23,6%. Prebiotik XOS dalam penelitian ini digunakan sebagai altternatif suplemen ramah lingkungan untuk meningkatkan pertumbuhan dan kualitas kadar protein daging ayam broiler. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui efek variasi konsentrasi dan lama waktu pemberian prebiotik xilooligosakarida (XOS) pada air minum ayam broiler terhadap kadar protein. Sebanyak 45 ekor ayam broiler dari peternakan UD Tegal Mas berumur 7 hari dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan. Ayam diberi XOS dengan variasi konsentrasi sebesar 0,5 dan 1% (v/v) pada air minum selama umur ayam 14, 28 dan 36 hari. Kelompok ayam broiler yang tidak diberi prebiotik XOS pada air minumnya digunakan sebagai kontol. Ayam dipanen 2 ekor per kelompok perlakuan setiap umur ayam 14, 28 dan 36 hari secara berkala untuk diambil sebagai sampel uji efek lama waktu pemberian XOS. Sampel daging ayam yang telah difillet dan dihaluskan menggunakan food processor kemudian diuji kadar proteinnya. Analisis kadar protein pada daging ayam menggunakan metode Kjeldahl. Metode Kjeldahl ini terdapat 3 tahapan yaitu destruksi, distilasi, dan titrasi. Hasil pemberian variasi konsentrasi dan lama waktu pemberian prebiotik XOS pada air minum terhadap kadar protein pada daging ayam broiler menunjukkan adanya peningkatan. Hasil peningkatan kadar protein dari variasi konsentrasi 0, 0,5 dan 1% (v/v) paling besar pada konsentrasi 1%. Hasil pengaruh lama waktu pemberian prebiotik XOS dari umur 14, 28 dan 36 hari terhadap kadar protein paling besar pada umur 38 hari. Hasil rata-rata kadar protein pada umur 38 hari dengan konsentrasi 1% sebesar 24,15%. Karbohidrat komplek golongan oligosakarida yang sulit dicerna seperti xilooligosakarida sangat dibutuhkan oleh tubuh. Kurangnya konsumsi fiber-dietary dan kabohidrat kompleks menyebabkan protein-protein dari pakan akan menjadi sumber nutrisi dominan di dalam usus. Bakteri patogen menyerap protein-protein sebagai nutrisi, sehingga meningkatnya populasi bakteri patogen di usus besar dapat berdampak pada kesehatan dan kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi

Description

Finalisasi Repository Hasyim Oktober 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By