Studi Kasus Pengucilan Sosial Anak Usia 4-5 Tahun di TK Labschool LKIP PGRI Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Pengucilan sosial pada anak usia dini merupakan permasalahan serius yang dapat berdampak negatif pada perkembangan sosial emosional anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk pengucilan sosial dan faktor-faktor penyebabnya pada anak usia 4-5 tahun di TK Labschool IKIP PGRI Jember. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model dari Miles dan Huberman, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bentuk-bentuk pengucilan sosial yang teridentifikasi meliputi penelantaran dan penolakan verbal. Pengucilan terjadi ketika anak secara sengaja tidak berpartisipasi dalam kegiatan bermain, sedangkan penolakan verbal terwujud dalam bentuk ejekan atau komentar yang membuat mereka merasa tidak diterima. Faktor yang memengaruhi pengucilan sosial ini adalah keterampilan komunikasi interpersonal yang buruk dan pola asuh otoriter. Anak berinisial "D" dalam penelitian ini menunjukkan pola komunikasi nonverbal yang tidak tepat secara sosial, seperti melempar mainan tanpa izin atau berbicara keras, perilaku yang sering dianggap mengganggu oleh teman-temannya. Kesimpulan pada penelitian menunjukkan bahwa pengucilan sosial pada anak usia dini bukan hanya hasil dari perilaku individu, tetapi juga dipengaruhi oleh dinamika kelompok sosial.

Description

Reupload file repository 26 Februari 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By