Gambaran Keluhan Low Back Pain (LBP) pada Petani Penanam Padi (Studi Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang)
| dc.contributor.author | Vani Amelia Rosanti | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-23T04:36:25Z | |
| dc.date.issued | 2026-04-07 | |
| dc.description | Finalisasi 23 Juli 2026_Yudi | |
| dc.description.abstract | Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu penyakit Musculoskeletal Disorder (MSDs) yang ditandai dengan munculnya rasa nyeri pada batas costae dan lipatan gluteaus inferior dalam rentang waktu lama. Data RISKESDAS (2021) menunjukkan prevalensi kasus LBP di Indonesia pada tahun 2021 mencapai 12.914 penduduk (3,41% kasus), salah satunya pada sektor pertanian. Petani merupakan pekerjaan yang memiliki risiko tinggi terhadap bahaya ergonomis karena memiliki sistem kerja kompleks, penanaman padi, dikarenakan tubuh akan membungkuk, leher menunduk, serta berjalan maju dan mundur (Siagian & Simanungkalit, 2022). Penelitian ini ditujukan mengetahui gambaran keluhan LBP petani dengan metode kuantitatif menggunakan teknik penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan di Desa Labruk Kidul pada bulan Juli-Desember 2025. Populasi dan sampel penelitian merupakan 45 petani yang tergabung dalam 4 kelompok tani di Desa Labruk Kidul. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk dan menggunakan uji crosstab. Hasil penelitian menunjukkan proporsi keluhan disabilitas ringan akibat LBP berdasarkan faktor individu terbanyak dialami petani usia 46-55 tahun (100%), jarang melakukan olahraga (77,8%), dan IMT normal (75%). Sedangkan, proporsi keluhan berdasarkan faktor pekerjaan terbanyak menunjukkan petani postur kerja tinggi (73,0%), lama kerja normal (76,7%), masa kerja >9 tahun (79,4%), dan beban kerja sedang (67,9%). Saran yang dapat diberikan yaitu petani dapat melakukan peregangan punggung bawah sebelum dan sesudah melakukan penanaman padi dan segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala. Kemudian, Puskesmas, Pos UKK dan pihak berwenang lainnya diharapkan menyediakan alat pertanian modern yang lebih ergonomis, melakukan penyuluhan, pencatatan dan pelaporan kasus LBP, serta memberikan rujukan bagi petani dengan keluhan berat atau gejala serius. | |
| dc.description.sponsorship | Ana Islamiyah Syamila, S.Keb., M.KKK. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/11902 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Kesehatan Masyarakat | |
| dc.subject | Ergonomi | |
| dc.subject | LBP | |
| dc.subject | Petani | |
| dc.subject | Padi | |
| dc.subject | Nyeri | |
| dc.title | Gambaran Keluhan Low Back Pain (LBP) pada Petani Penanam Padi (Studi Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang) | |
| dc.type | Other |
