Dampak Eksternalitas Pertambangan Emas Tumpang Pitu Terhadap Permukiman Masyarakat Di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknik

Abstract

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan negara penghasil emas terbesar dengan perolehan peringkat 19 besar di dunia. Setidaknya terdapat 12 tambang emas besar di Indonesia yang salah satunya terdapat di Kabupaten Banyawangi, yakni tambang emas Tujuh Bukit atau yang sering dikenal dengan Tumpang Pitu. Tambang emas Tujuh Bukit di Banyuwangi telah memproduksi emas tercatat sejak tahun 2017. Tambang yang berada pada wilayah pesisir laut ini adalah 992 kilometer persegi dengan cadangan emas sementara tercatat masih tersisa 28 juta ons lagi. Saat ini tambang emas Tujuh Bukit dikelola oleh PT. Bumi Suksesindo Tbk (PT. BSI) yang merupakan bagian dari PT. Merdeka Copper Gold Tbk. Berdasarkan Keputusan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor: 3323 K/30/MEM/2013 dan Keputusan Menteri Kehutanan No. SK.2245/Menhut VII/201350 memberikan izin kepada PT. BSI untuk mengeksploitasi emas di kawasan 4.998 hektar di Kecamatan Pesanggaran dengan telah berlakunya UU No. 32 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Description

Entry oleh Arif 2026 April 07

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By