Pendampingan Edukasi Personal Hygiene pada Petani Dermatitis terhadap Defisit Pengetahuan di Wilayah Kerja Puskesmas Padang
| dc.contributor.author | Dhea Eka Aprilia | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-13T04:49:52Z | |
| dc.date.issued | 2026-05-12 | |
| dc.description | Finalisasi Maya_13 Juli 2026 | |
| dc.description.abstract | Dermatitis adalah peradangan pada kulit. Kondisi ini sering dialami petani akibat kontak langsung dengan pestisida, pupuk, atau sinar matahari, yang dapat ditandai dengan kulit terasa gatal, kering, nyeri, panas, kemerahan, edema, penebalan kulit hingga melepuh. Tingginya jumlah kasus dermatitis dapat dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan dan kurang optimalnya penerapan personal hygiene. Pendampingan dalam edukasi diketahui mampu meningkatkan pengetahuan dan membantu perubahan perilaku melalui proses pembelajaran yang bertahap dan konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendampingan edukasi personal hygiene pada petani dermatitis terhadap defisit pengetahuan. Metode Penelitian Laporan Tugas Akhir ini menggunakan studi kasus. Penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Padang pada keluarga petani atau buruh tani dengan salah satu anggota yang mengalami dermatitis yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, bersedia menjadi partisipan dengan menandatangani informed consent serta memenuhi 100% tanda mayor masalah keperawatan defisit pengetahuan. Intervensi yang diterapkan berupa edukasi kesehatan dengan pendampingan yang dilaksanakan selama 7 hari dengan 4 kali kunjungan dan dilaksanakan pada 10 April 2026. Instrumen pengumpulan data menggunakan pre-test dan post-test tentang pengetahuan. Karakteristik masalah defisit pengetahuan 100% memenuhi kriteria mayor ditandai dengan menanyakan masalah yang dihadapi, menunjukan perilaku tidak sesuai anjuran, dan menunjukkan persepsi yang keliru terhadap masalah. Pemberian pendampingan edukasi dilakukan selama 7 hari dengan 4x kunjungan. Hal ini membuktikan pendampingan dalam edukasi dapat meningkatkan pengetahuan pada partisipan. Setelah dilakukan implementasi pendampingan edukasi, tingkat pengetahuan ditandai dengan meningkatnya 3 aspek positif dan menurunnya 2 aspek negatif pada luaran masalah keperawatan tingkat pengetahuan serta peningkatan skor dari pre-test 72,5 (pengatahuan cukup) menjadi skor 90 (pengetahuan meningkat). Pendampingan dalam edukasi dapat meningkatkan pengetahuan pada partisipan, maka diharapkan perawat dapat memberikan edukasi kesehatan terkait kebersihan serta keluarga berperan dalam mendukung penerapan personal hygiene secara konsisten. | |
| dc.description.sponsorship | DPU : Anggia Astuti, S.Kp., M.Kep. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/11116 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keperawatan | |
| dc.subject | Dermatitis | |
| dc.subject | Defisit Pengetahuan | |
| dc.subject | Pendampingan Edukasi | |
| dc.title | Pendampingan Edukasi Personal Hygiene pada Petani Dermatitis terhadap Defisit Pengetahuan di Wilayah Kerja Puskesmas Padang | |
| dc.type | Other |
