Pertumbuhan dan Produksi Melon (Cucumis melo L) pada Tanah Salin Setelah Pencucian dengan Penambahan Biochar Dosis Tinggi, Bahan Organik dan Kapur Pertanian

dc.contributor.authorDefi Sintawati
dc.date.accessioned2026-02-11T04:35:42Z
dc.date.issued2024-02-11
dc.descriptionReupload file repository 11 februari 2026_Arif/Halima
dc.description.abstractTanaman melon dalah tanaman yang memerlukan banyak unsur hara untuk pertumbuhan dan produksinya. Upaya dalam meningkatkan hasil produksi tanaman melon dapat dibantu dengan amelioran sebagai bahan pembenah tanah dan biochar dosis tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan Biochar, Bahan Organik (BO) dan Kapur pertanian pada perkembangan dan hasil produksi melon, dan mencari dosis terbaik amelioran untuk pertumbuhan dan produksi tanaman melon. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental non design. Dengan dilakukan beberapa perlakuan, yaitu A0 : tanpa amelioran, A1 : bahan organik 5 ton/ha + kapur pertanian 2 ton/ha, A2 : bahan organik 5 ton/ha + kapur pertanian 5 ton/ha, A3 : bahan organik 10 ton/ha + kapur pertanian 2 ton/ha, A4 : bahan organik 10 ton/ha + kapur pertanian 5 ton/ha. Data hasil pengamatan akan dianalisis menggunakan uji normalitas data dengan Shapiro Wilk Test sebelum uji lanjut dengan Welch’s. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan dengan penambahan 20 ton/ha biochar menghasilkan buah terbaik yakni 1,225 kg. Selama penanaman musim pertama dan kedua total curah hujan senilai 92,38 mm/10 day. Kelembaban rata rata selama musim pertama dan kedua senilai 88,64%. Rata-rata temperatur 26, 350C dan juga rata-rata lama radiasi matahari senilai 157, 07 W/m2. Hasil analisis di atas menunjukkan faktor meteorologi mendukung pertumbuhan tanaman melon pada masa tanam kedua. Perlakuan biochar + kompos + kapur pertanian menurunkan EC tanah. Rerata EC tanah perlakuan B2 meningkat dari 0,81 menjadi 1,62 dS/m, sedangkan rerata EC tanah perlakuan B4 menurun dari 0,78 menjadi 0,62 dS/m. Perlakuan B2A1 dan B2A3 menunjukkan EC tertinggi sebesar 2 dS/m di akhir tanam.Penambahan biochar 40 ton/ha merupakan perlakuan terbaik untuk menurunkan EC tanah saat akhir tanam. Perlakuan 40 ton/ha biochar + 10 ton/ha bahan organic + 2 ton/ha kapur pertanian menghasilkan pertumbuhan tertinggi dan brix buah terbaik. bobot buah segar terberat terdapat pada perlakuan 20 ton/ha biochar + 5 ton/ha bahan organic + 2 ton/ha kapur pertanian. Volume buah terbanyak terdapat pada perlakuan 40 ton/ha biochar + 5 ton/ha bahan organic + 2 ton/ha kapur pertanian. Kesimpulan penelitian ini adalah untuk memperoleh produk melon tertinggi dan terbaik pada tanah salin yang telah dicuci, dapat digunakan aplikasi 40 ton/ha biochar, 5 ton/ha BO dan 5 ton/ha kapur pertanian untuk menghasilkan melon dengan pertumbuhan dan produksi terbaik.
dc.description.sponsorshipDPU: Dr. Ir. Cahyoadi Bowo
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/2868
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Pertanian
dc.subjectPenambahan Biochar Dosis Tinggi
dc.subjectMelon
dc.subjectIrigasi Tetes
dc.subjectKonduktivitas Elektrik
dc.subjectTanah Salin
dc.titlePertumbuhan dan Produksi Melon (Cucumis melo L) pada Tanah Salin Setelah Pencucian dengan Penambahan Biochar Dosis Tinggi, Bahan Organik dan Kapur Pertanian
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Defi Sintawati - 201510301008.pdf
Size:
2.18 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: