Kualitas Silase Limbah Edamame (Glycine max (L.) Merrill) dengan Starter Fermentasi Berbeda terhadap Kecernaan Pakan Ruminansia
| dc.contributor.author | Muhammad Rafi Ishmat Dzakir | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-21T03:41:22Z | |
| dc.date.issued | 2026-05-25 | |
| dc.description | Validasi file repositori 21 Juli 2026_Firli | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan berbagai jenis starter fermentasi terhadap kualitas nutrien dan kecernaan In-vitro silase limbah edamame sebagai pakan alternatif ruminansia. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan, yaitu P0 (tanpa starter), P1 (EM4 Peternakan), P2 (Saccharomyces cerevisiae), P3 (Lactobacillus plantarum), dan P4 (MOL isi rumen sapi), masing-masing terdiri atas empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi Bahan Kering (BK), Bahan Organik (BO), Abu, Protein Kasar (PK), Lemak Kasar (LK), Serat Kasar (SK), Ekstrak Tanpa Nitrogen (ETN), Total Digestible Nutrients (TDN), Kecernaan Bahan Kering (KcBK), Kecernaan Bahan Organik (KcBO), dan Kecernaan Serat Kasar (KcSK). Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan penggunaan starter fermentasi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap BK, BO, Abu, PK, SK, ETN, TDN, KcBK, dan KcSK, tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap LK dan KcBO. Perlakuan P3 menghasilkan nilai PK tertinggi sebesar 8,45%, P2 menghasilkan nilai TDN tertinggi sebesar 63,35%, sedangkan P1 menghasilkan nilai KcSK tertinggi sebesar 62,97%. Nilai KcBO tidak menunjukkan perbedaan yang nyata antar perlakuan dengan kisaran 52,33–56,79%. Disimpulkan bahwa penggunaan berbagai jenis starter fermentasi mampu memengaruhi kualitas nutrien dan sebagian parameter kecernaan silase limbah edamame. Berdasarkan parameter TDN, perlakuan Saccharomyces cerevisiae (P2) menunjukkan potensi terbaik dalam meningkatkan kualitas energi silase limbah edamame, sedangkan Lactobacillus plantarum (P3) berpotensi meningkatkan kandungan protein kasar dan EM4 Peternakan (P1) meningkatkan kecernaan serat kasar. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama: Dr. Desy Cahya Widianingrum, S. Pt. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/11654 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Pertanian | |
| dc.subject | fermentasi | |
| dc.subject | kecernaan | |
| dc.subject | limbah edamame | |
| dc.subject | nutrien | |
| dc.subject | ruminansia | |
| dc.title | Kualitas Silase Limbah Edamame (Glycine max (L.) Merrill) dengan Starter Fermentasi Berbeda terhadap Kecernaan Pakan Ruminansia | |
| dc.type | Other |
