Skrining Kadar Gula Darah Puasa (GDP) dan Gula Darah 2 Jam Postprandial (GD2PP) pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Jember
| dc.contributor.author | Ulfia Choirun Nisa | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-03T01:47:11Z | |
| dc.date.issued | 2025-03-17 | |
| dc.description | upload by Teddy_3/2/2026 | |
| dc.description.abstract | Prediabetes adalah tanda awal sebelum terjadinya diabetes melitus tipe 2. Intervensi yang tepat pada kondisi ini dapat mencegah atau menunda perkembangan menjadi diabetes. Prevalensi pradiabetes pada usia muda meningkat pesat dalam dua dekade terakhir. Kontrol kadar gula darah sangat berkaitan erat dengan prediabetes, sebab prediabetes dapat diidentifikasi melalui parameter pengukuran kadar gula darah. Salah satu tindakan preventif atau pencegahan yang dapat dilakukan yakni dengan melakukan skrining serta deteksi dini faktor risiko prediabetes dan diabetes melitus. Salah satu indikator atau parameter untuk mendeteksi prediabetes dan diabetes melitus yakni dengan pengukuran kadar gula darah. Pengukuran kadar Gula Darah Puasa (GDP) dapat menunjukkan resistensi insulin lebih awal, bahkan sebelum seseorang mengalami gejala diabetes. Test Toleransi Glukosa Oral (TTGO) merupakah skrining lanjutan ketika hasil pengukuran kadar Gula Darah Puasa (GDP) berada pada rentan prediabetes untuk memastikan kondisi metabolik lebih akurat. Pada tes ini nantinya akan dilakukan perbandingan antara kadar Gula Darah Puasa (GDP) dan gula darah 2 jam postprandial. Tes gula darah 2 jam postprandial dilakukan untuk menguji reaksi metabolik terhadap pemberian makanan yang mengandung karbohidrat dalam kurun waktu 2 jam setelah makan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar Gula Darah Puasa (GDP) dan Gula Darah 2 Jam Postprandial (GD2PP) pada mahasiswa Keperawatan Universitas Jember guna mengetahui potensi risiko prediabetes. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 226 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan pemeriksaan kadar Gula Darah Puasa (GDP) dan Gula Darah 2 Jam Postprandial (GD2PP) menggunakan metode Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO). Data dikumpulkan menggunakan pengukuran langsung menggunakan alat glukometer setelah puasa dan dua jam setelah konsumsi glukosa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62 (27,4%) mahasiswa memiliki GDP kategori prediabetes dan 50 (22,1%) memiliki GD2PP kategori prediabetes. Satu responden mengalami hipoglikemia dan tidak ditemukan kasus diabetes. Faktor risiko seperti IMT tinggi, aktivitas fisik rendah, dan riwayat keluarga dengan DM ditemukan pada sebagian responden. Pentingnya skrining kadar gula darah secara rutin bagi mahasiswa untuk pencegahan dini terhadap diabetes melitus tipe 2 dan mendorong penerapan gaya hidup sehat di lingkungan kampus. | |
| dc.description.sponsorship | Ns. Jon Hafan Sutawardana, S.Kep.,M.Kep.Sp.Kep.MB - Ns. Mulia Hakam., M.Kep., Sp.Kep.MB | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1102 | |
| dc.publisher | Fakultas Keperawatan | |
| dc.subject | Gula Darah Puasa (GDP) | |
| dc.subject | Postptandial | |
| dc.title | Skrining Kadar Gula Darah Puasa (GDP) dan Gula Darah 2 Jam Postprandial (GD2PP) pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Jember | |
| dc.type | Other |
