Kandungan Nutrien Ransum Ayam Broiler Starter dengan Tepung Maggot (Hermetia Illucens) Sebagai Sumber Protein Alternatif

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Ransum merupakan formulasi pakan yang diberikan pada ternak dan dapat memenuhi zat-zat makanan yang dibutuhkan ternak dalam jumlah yang cukup untuk kebutuhan produksi. Ayam broiler fase starter merupakan fase pertumbuhan dengan kebutuhan protein kasar tertinggi karena sangat penting bagi pertumbuhan otot dan jaringan tubuh. Ayam broiler memiliki kemampuan yang unggul dalam memanfaatkan nutrisi dengan menerima pakan alternatif sumber protein karena nilai FCR yang rendah dan penyerapan lemak yang baik. Tepung Maggot (Hermetia illucens) banyak diteliti sebagai pakan alternatif sumber protein dalam ransum ternak unggas yang mengandung protein kasar sekitar 40-45%. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan tepung maggot dengan tingkat yang berbeda sebagai sumber protein hewani alternatif terhadap kandungan nutrisi pakan yang optimal pada ransum ayam broiler fase starter. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan ulangan sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 15 sampel yang akan dianalisis di Laboratorium. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya adalah P0 (0% tepung maggot), P1 (5% tepung maggot), P2 (10% tepung maggot), P3 (15% tepung maggot), dan P4 ( 20% tepung maggot). Pengujian hasil dilakukan di Laboratorium Nutrisi Balai Standardisasi Instrumen Pertanian Ruminansia Besar Grati. Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah komposisi nutrisi pakan seperti kadar air, protein kasar, lemak kasar, serat kasar, dan kadar abu. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan ANOVA (Analysys Of Variance) kemudian di uji lanjut menggunakan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) dengan taraf signifikasi sebesar 0,05 menggunakan aplikasi SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) versi 26. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa perlakuan P4(20% tepung maggot) merupakan formulasi paling optimal dengan kandungan Kadar Air sebesar 10,27%, PK sebesar 19,60%, LK 7,75%, SK 5,59%, Kadar Abu 6,11%, BETN sebesar 51.01%, dan EM sebesar 1143.68kkal/kg.

Description

Reupload file repository 25 Februari 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By