Efektivitas Formulasi Agensia Hayati dalam Pupuk Organik Cair (POC) dalam Mengendalikan Penyakit Blas (Pyricularia Oryzae Cav.) pada Padi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Penyakit blas yang disebabkan oleh Pyricularia oryzae merupakan salah satu faktor
utama yang menyebabkan penurunan produksi padi di Indonesia. Penelitian ini
bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas formulasi agen hayati dalam pupuk
organik cair (POC) terhadap pengendalian penyakit blas dan peningkatan
produktivitas tanaman padi. Agen hayati yang digunakan meliputi Pseudomonas
putida Pf10, Bacillus subtilis JB12, dan Trichoderma sp., yang diformulasikan
menggunakan bahan pembawa berbeda, yaitu limbah sayuran, jerami padi, dan
kotoran sapi, serta diperkaya dengan bahan tambahan untuk menjaga viabilitas
mikroorganisme. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa P. oryzae memiliki konidia
berbentuk pyriform dengan dua sekat dan karakteristik koloni berbulu halus
berwarna putih keabu-abuan pada media PDA. Analisis kandungan hara
menunjukkan bahwa POC dari limbah sayuran memiliki kadar karbon organik dan
nitrogen tertinggi. Uji antagonisme menunjukkan bahwa Trichoderma sp. memiliki
daya hambat tertinggi terhadap P. oryzae pada media PDA (58,8%), B. subtilis pada
media NA (75,2%), dan P. putida pada media King’s B (66,2%). Hasil analisis
ANOVA menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh nyata terhadap
variabel pertumbuhan dan hasil, namun tidak berpengaruh nyata terhadap laju
infeksi. Perlakuan POC Sayur Buah + APH menurunkan insidensi penyakit menjadi
2% dan keparahan menjadi 0,55%, dengan efektivitas pengendalian mencapai 63%.
Perlakuan POC Jerami + APH dan POC Kotoran Sapi + APH menunjukkan
efektivitas pengendalian tertinggi (100%) karena tidak ditemukan gejala penyakit
blas selama masa pengamatan. Dengan demikian, formulasi agen hayati dalam POC
terbukti efektif dan ramah lingkungan untuk pengendalian penyakit blas pada
tanaman padi.
Description
Entry oleh Arif 2026 Maret 05
