Pengaruh Aplikasi Bacillus, Pseudomonas dan Paket Pupuk Hara - Auksin Terhadap Pertumbuhan Awal Stek Plagiotrop Kakao (Theobroma Cacao L.)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Komoditas kakao Indonesia menepatkan posisi nomor ketiga dalam memasok kebutuhan kakao dunia sebesar 15%. Pada tahun 2018 kakao yang dikelola rakyat mecapai 96,73% dari total areal perkebunan kakao nasional. Namun pada tahun 2016-2019 produksi kakao turun yang disebabkan tanaman tua/ rusak, tingginya serangan hama dan kelangkaan bahan tanam bermutu. Umumnya kakao dibudidayakan dengan metode perbanyakan vegetatif maupun generatif. Salah satunya ialah stek yang memiliki keunggulan dalam menghasilkan bibit baru dalam waktu cepat dan murah. Untuk meningkatkan peluang keberhasilnya, diperlukan ZPT guna memberikan stimulasi pembentukan akar, tunas dan daun baru. Bacillus dan Pseudomonas merupakan bakteri yang menghasilkan hormon IAA, serta menghasilkan antiobiotik terhadap patogen. Kandungan unsur hara media tanam yang digunakan menjadi hal yang vital dalam perkembahan benih. Paket pupuk hara-auksin terdapat kandungan nitrogen sebesar 21%, S 15% dan P 46% dalam kemasan 250ml. Sedangkan botol kalium memiliki kandungan K 62% dan P 24% dalam 250ml, serta zat pengatur tumbuh berupa auksin sebesar 500ppm/250ml. Dalam penetapan penggunaan dosis menggunakan anjuran penggunaan paket pupuk hara-auksin.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Aplikasi Bacillus, Pseudomonas Dan Paket Pupuk hara-auksin Terhadap Pertumbuhan Awal Stek Plagiotrop Kakao (Theobroma Cacao L.). Penelitian ini dilaksanakan di desa Mangaran, Ajung, Jember pada Februari - April 2023. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan menggunakan 2 faktor. Faktor pertama yaitu Bacillus dan Pseudomonas dari 4 perlakukan, sedangkan faktor 2 yaitu paket pupuk hara-auksin terdiri dari 4 perlakuan sehingga terdiri dari 16 rancangan percobaan. Faktor 1 terdiri, (P1) 0 ml/L Bacillus dan Pseudomonas, (P2) 25 ml /L Bacillus dan Pseudomonas, (P3) 50 ml /L Bacillus dan Pseudomonas, (P4) 75 ml /L Bacillus dan Pseudomonas. Faktor 2 terdiri, (S1) 0 ml paket pupuk hara-auksin, (S2) 2,5 ml paket pupuk hara-auksin, (S3) 5 ml paket pupuk hara-auksin, (S4) 7,5 ml paket pupuk hara-auksin.
Kesimpulan penelitian ini ialah, 1.) tidak ada interaksi antara aplikasi Bacillus dan Pseudomonas dengan paket pupuk hara-auksin terhadap parameter stek kakao, 2.) Pemberian bacillus dan pseudomonas tidak memiliki pengaruh terhadap keselurah pengamatan. Sedangkan aplikasi perlakuan paket pupuk hara-auksin dengan dosis 5ml/L (S3) memberikan pengaruh pada diameter batang, jumlah tunas, jumlah akar primer, kandungan klorofil, berat basah dan berat kering terbaik. Namun tidak berpengaruh pada jumlah daun dan panjang akar primer.
Description
Reupload file repositori 6 Feb 2026_Maya
