Implementasi Walking Exercise pada Lansia dengan Risiko Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah Akibat Diabetes Melitus Tipe 2 di UPT PSTW Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keperawatan

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan gangguan metabolik yang prevalensinya terus meningkat, termasuk pada kelompok lansia. Kondisi ini menyebabkan risiko ketidakstabilan kadar glukosa darah akibat penurunan fungsi sel beta pankreas yang diperparah oleh gaya hidup tidak sehat seperti kurangnya aktivitas fisik dan pola makan yang tidak terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik risiko ketidakstabilan kadar glukosa darah, mendeskripsikan pelaksanaan implementasi walking exercise, serta mengidentifikasi perubahan kadar glukosa darah pada lansia dengan diabetes melitus tipe 2 setelah diberikan intervensi walking exercise di UPT PSTW Jember. Desain penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan gerontik pada satu partisipan lansia di UPT PSTW Jember yang memilki faktor risiko sesuai dengan SDKI risko ketidakstabilan kadar glukosa darah, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan selama 3 hari berturut-turut selama 30 menit per hari pada tanggal 11 April – 14 April 2026. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan pemeriksaan penunjang. Hasil penelitian setelah dilakukan Implementasi walking exercise selama tiga hari berturut-turut dengan durasi 30 menit per sesi menunjukkan penurunan kadar glukosa darah yang signifikan pada setiap kunjungan, Selain perubahan fisiologis, terdapat perubahan perilaku positif berupa peningkatan motivasi untuk berolahraga dan kemampuan mengontrol konsumsi minuman manis. Disimpulkan bahwa walking exercise efektif dalam menstabilkan kadar glukosa darah pada lansia dengan diabetes melitus tipe 2 dengan risiko ketidakstabilan kadar glukosa darah, sehingga direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam rutinitas harian lansia di lingkungan UPT PSTW Jember. Intervensi ini diharapkan mampu meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup pasien, serta dapat dilakukan secara berkesinambungan mengingat prosedurnya sederhana dan mudah diterapkan.

Description

Validasi file repositori 09 Juli 2026_Firli

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By