Pra-Rancangan Pabrik Sodium Silikat Dengan Proses Hidrotermal Kapasitas 20.000 Ton/Tahun
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Pabrik sodium silikat didirikan di Cilegon, Banten dengan kapasitas 20.000 ton/tahun. Pabrik sodium silikat beroperasi secara continyu 24 jam selama 330 hari/tahun. Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan sodium silikat berupa NaOH sebesar 17.683 ton/tahun dan SiO2 sebesar 10.380 ton/tahun. Proses produksi yang dipilih dalam pembuatan sodium silikat ialah hidrotermal. Uraian proses diawali dengan persiapan bahan baku. Padatan NaOH terlebih dahulu dilarutkan di mixer menggunakan pelarut air hingga konsentrasi NaOH menjadi 73% dengan suhu operasi 30°C dan tekanan 1 atm. NaOH yang telah di larutkan akan dipompa menuju heater untuk dipanaskan hingga bersuhu 200°C agar suhunya sama dengan reaktor (200°C - 250°C). Proses selanjutnya ialah pengolahan atau pembentukan sodium silikat. Pasir silika (SiO2) dari silo dan NaOH bersuhu 200°C diumpankan ke dalam reaktor pada suhu 200°C dengan tekanan 15 atm selama 1 jam. Proses selanjutnya pemisahan dan pemurnian. Produk selanjutnya dialirkan ke evaporator dengan suhu 110°C dan tekanan 1 atm. Hasil dari evaporator selanjutnya dialirkan ke crystallizer dengan suhu 30°C. Keluaran dari crystallizer yang telah berbentuk padatan kemudian dialirkan menuju centrifuge. Padatan selanjutnya menuju rotary dryer dimana dihembuskan udara panas bersuhu 110°C. Produk keluaran dari rotary dryer akan didinginkan melalui rotary cooler hingga suhu mencapai 30°C. Produk berupa sodium silikat akan dihaluskan di ball mill kemudian dilakukan pengayakan melalui vibrating screen. Produk sodium silikat yang telah berukuran 120 mesh akan dialirkan menuju unit penyimpanan, sedangkan produk yang tidak lolos screen machine akan di recycle ke ball mill. Dalam mendirikan pabrik sodium silikat, biaya yang dikeluarkan untuk mendirikan pabrik sebesar Rp358.772.753.074 dan biaya yang digunakan untuk mengoperasikan pabrik sebesar Rp35.877.275.307 per tahun dengan estimasi umur pabrik 10 tahun dan waktu pengembalian pinjaman selama 2,13 tahun. Dari hasil perhitungan, dihasilkan BEP sebesar 43% yang mana telah sesuai dengan range yang diatur dalam literatur (Kusnarjo, 2010). Sehingga dapat dikatan bahwa pabrik sodium slikat ini layak didirikan.
Description
Reupload File Repositori 18 Februari 2026_Yudi/Rega
