Analisis Kesantunan Berbahasa Dalam Film Noktah Merah Perkawinan
| dc.contributor.author | Firdatul Masyruroh | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-24T01:08:44Z | |
| dc.date.issued | 2024-09-19 | |
| dc.description | Reupload Repositori File 24 Februari 2026_Kholif Basri | |
| dc.description.abstract | Kesantunan berbahasa merupakan aspek penting yang perlu dipertimbangkan dalam berbahasa. Penelitian ini menganalisis kesantunan berbahasa dalam film “Noktah Merah Perkawinan” dengan fokus pada pemenuhan dan pelanggaran maksim kesantunan berbahasa yang dilakukan oleh para tokoh dalam film, serta faktor-faktor penyebab pelanggaran tersebut. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan pemenuhan dan pelanggaran maksim kesantunan yang dilakukan oleh para tokoh dalam film, serta tujuan dilakukannya pemenuhan dan pelanggaran maksim kesantunan. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Objek penelitian ini berupa pelanggaran maksim kesantunan yang dilakukan oleh para tokoh dalam film Noktah Merah Perkawinan yang tercermin dalam tuturan mereka. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode simak, dengan teknik lanjutan SLBC, kemudian teknik lanjutan nya adalah teknik rekam dan teknik catat. Setelah data berhasil dikumpulkan, data dianalisis dengan metode padan pragmatis, dengan menggunakan teknik pilah unsur penentu (PUP). Penyajian hasil analisis data menggunakan teknik penyajian informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini menunjukkan bentuk maksim kesantunan berbahasa yang dipatuhi, bentuk maksim kesantunan berbahasa yang dilanggar, dan tujuan dipatuhi dan dilanggarnya prinsip kesantunan berbahasa dalam film Noktah Merah Perkawinan. Beberapa bentuk pematuhan dan pelanggaran terhadap prinsip kesantunan yang dilakukan oleh para tokoh ketika berbahasa. Prinsip kesantunan yang dipatuhi oleh para tokoh dalam Film Noktah Merah Perkawinan, yaitu: a) maksim kebijaksanaan, b) maksim kedermawanan, c) maksim penghargaan, d) maksim kesederhanaan, e) maksim pemufakatan, dan, f) maksim simpati. Dari prinsip-prinsip ini, maksim kebijaksanaan adalah yang paling sering dipatuhi.Di samping pemenuhan, dalam film ini juga didapatkan pelanggaran prinsip kesantunan yang dilakukan oleh para tokoh dalam film tersebut. Pelanggaran prinsip kesantunan yang ditemukan dalam Film Noktah Merah Perkawinan ini adalah pelanggaran: (a) maksim kedermawanan, b) maksim penghargaan, dan c) maksim pemufakatan. Pelanggaran yang paling banyak terjadi adalah maksim pemufakatan. Pada film Noktah Merah Perkawinan terdapat tuturan yang mengandung penerapan fungsi kesantunan berbahasa yang memiliki tujuan untuk menjaga hubungan, baik hubungan antar teman, teman kerja, dan saudara, dan memiliki tujuan untuk menghindari konflik. Selain itu, ditemukan pula pelanggaran fungsi kesantunan berbahasa yang menimbulkan konflik. Pelanggaran fungsi kesantunan berbahasa yang terjadi pada film Noktah Merah Perkawinan disebabkan oleh berbagai hal, seperti tuduhan antar tokoh, dan ancaman. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Prof. Dr. Bambang Wibisono, M.Pd. Dosen Pembimbing Anggota : Didik Suharijadi, S.S., M.A. | |
| dc.identifier.other | Kholif Basri | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4145 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ilmu Budaya | |
| dc.subject | Kesantunan berbahasa | |
| dc.subject | Noktah Merah Perkawinan | |
| dc.subject | film | |
| dc.title | Analisis Kesantunan Berbahasa Dalam Film Noktah Merah Perkawinan | |
| dc.type | Other |
