Model Supply Chain Management Pada Produksi Tahu Perusahaan Perseorangan UD Sumber Jaya

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Industri tahu di Kota Probolinggo menunjukan perkembangan yang pesat. Tahu merupakan makanan yang banyak digemari masyarakat karena mengandung protein dan memiiki harga terjangkau. Industri tahu merupakan usaha yang menjanjikan karena memiliki permintaan yang tinggi dan stabil setiap tahun. UD. Sumber Jaya merupakan usaha yang telah beroperasi dalam industri tahu lebih dari 18 tahun sejak 2006. Pabrik tahu UD. Sumber Jaya terletak di Jalan KH. Wahid Hasyim Gg. Wijaya No. 90, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo dan didirikan oleh Alm. Bapak Slamet. Produksi tahu UD. Sumber Jaya memiliki kekhasan tekstur yang lembut dan rasa yang berbeda dari pabrik tahu lainnya. Dalam produksi tahu, UD Sumber Jaya menggunakan kedelai impor sebagai bahan baku utama mereka, namun keterbatasan dalam persediaaan kedelai impor dari pemasok sering menjadi kendala dalam perencaan produksi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi model supply chain management dengan kendala keterbatasan bahan baku yang dilakukan oleh pabrik tahu UD Sumber Jaya. Manajemen rantai pasok (Supply Chain Management) merupakan serangkaian pendekatan sistematis untuk merencanakan, mengendalikan, dan mengelola aliran pengelolaan produksi yang dimulai dari pengadaan bahan baku, pengolahan bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau jadi serta mengirimkan barang tersebut kepada konsumen melalui sistem distribusi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mendapatkan informasi yang lebih dalam terkait dengan supply chain management pada UD Sumber Jaya. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan penelitian lapangan dengan cara wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan yakni analisis domain dan analisis taksonomi Hasil penelitin menunjukan bahwa model supply chain management yang dilakukan oleh UD Sumber Jaya melibatkan pihak-pihak seperti CV Trijaya, CV Jaya Tri Utama Probolinggo, Angga Mart sebagai pemasok, UD Sumber Jaya sebagai manufaktur, Pasar Baru, Pasar Dringu, Pasar Wonoasih dan Pasar Pilang sebagai ritail, dan konsumen akhir. Aliran supply chain management pada UD Sumber Jaya melibatkan banyak pihak yang semuanya saling koordinasi dengan baik sehingga aliran informasi, uang dan barang dapat berjalan dengan baik. Penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat permasalahan ketidakpastian ketersediaan bahan baku pada pemasok dalam persediaan kedelai sehingga UD Sumber Jaya melakukan perencanaan jangka pendek dalam mengatasi keterbatasan stok kedelai. Langkah tersebut membuat perencanaan produksi yang dilakukan dapat berjalan dengan baik dalam pemenuhan produk secara konsisten dan tepat waktu sehingga tetap optimal. Maka dari itu, UD. Sumber Jaya sebaiknya tidak terlalu bergantung pada pemasok utama dan menjalin kerjasama dengan pemasok alternatif agar ketersediaan bahan baku tetap aman.

Description

Reupload File Repository 20 Februari 2026_Rudi H/Ardi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By