Penentuan Genom dan Hubungan Kekerabatan Aksesi Tanaman Pisang (Musa sp) Berdasarkan Morfologi dan Anatomi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Pisang (Musa sp) merupakan salah satu komoditas hortikultura penting di Indonesia
yang memiliki tingkat keanekaragaman plasma nutfah yang tinggi. Tingginya
keanekaragaman tersebut dipengaruhi oleh kemampuan adaptasi tanaman pisang
terhadap berbagai kondisi lingkungan. Keragaman ini menghasilkan banyak
kultivar dengan karakter morfologi yang berbeda-beda, sehingga diperlukan
analisis morfologi dan anatomi untuk mengetahui hubungan kekerabatan serta
mendukung upaya konservasi genetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
genom dan hubungan kekerabatan kultivar tanaman pisang berdasarkan karakter
morfologi dan anatominya. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode
accidental sampling di lima kecamatan, yaitu Kecamatan Patrang, Sumbersari,
Kaliwates, Ambulu, dan Balung. Analisis karakter morfologi dilakukan secara
deskriptif, kemudian penentuan genom menggunakan metode skoring 1–5 pada 15
karakter morfologi berdasarkan Simmonds dan Shepherd (1955). Sementara itu,
karakter anatomi diamati melalui profil stomata pada setiap genom yang berbeda.
Hubungan kekerabatan dianalisis menggunakan metode klasterisasi UPGMA
dengan indeks kemiripan Bray-Curtis untuk mengetahui pola kedekatan antar
kultivar berdasarkan kombinasi karakter morfologi dan anatomi. Hasil penelitian
menunjukkan adanya empat jenis genom, yaitu AA/AAA, AAB, ABB, dan BB.
Pengelompokan morfologi 22 kultivar pisang menghasilkan dua kelompok utama
dengan koefisien kemiripan 45%. Nilai kemiripan tertinggi ditemukan pada kultivar
Pisang Raja (AAB) dan Pisang Raja Patrang (AAB) sebesar 93%, sedangkan
terendah pada Pisang Ambon Kaliwates dan Pisang Kepok Putih Kaliwates sebesar
18%. Analisis anatomi juga menghasilkan dua kelompok utama dengan koefisien
kemiripan 50%, dengan variasi nilai kemiripan sebesar 33%, 67%, dan 100%.
Description
Reuploud Repository hasyim Juni 2026
Validasi dan Finalisasi Ratna 17 juni 2026
