Pemaknaan Penonton Generasi Sandwich terhadap Maskulinitas Tokoh Moko dalam Film 1 Kakak 7 Ponakan: Analisis Resepsi Stuart Hall

Abstract

Studi ini meneliti bagaimana generasi sandwich memaknai representasi maskulinitas yang ditampilkan oleh karakter utama, Moko, dalam film karya Yandy Laurens 1 Kakak 7 Ponakan (2024). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena sosio-struktural di Indonesia di mana anggota generasi sandwich menghadapi tanggung jawab finansial terhadap orang tua sekaligus anak-anak mereka, sambil berhadapan dengan ekspektasi untuk menjadi pencari nafkah utama keluarga. Penelitian kualitatif ini menggunakan teori Encoding-Decoding dari Stuart Hall, konsep Sandwich Generation dari Dorothy A. Miller, dan teori Maskulinitas dari R.W. Connell. Temuan penelitian menunjukkan bahwa para informan memaknai ulang maskulinitas melalui empat aspek: tanggung jawab finansial, pengorbanan diri, ekspresi emosional, dan makna menjadi seorang pria yang bertanggung jawab. Berdasarkan model resepsi Stuart Hall, Informant N berada pada posisi dominan-hegemonik, Informan D dan Y berada pada posisi negosiasi, dan Informan T berada pada posisi oposisi. Secara keseluruhan, maskulinitas tidak lagi dimaknai semata-mata melalui kemampuan seorang pria untuk menyediakan finansial bagi keluarga besar, melainkan juga melalui kemampuannya mengelola tanggung jawab finansial sesuai kapasitasnya, menjaga kesejahteraan pribadi, dan membangun komunikasi yang terbuka untuk mendukung kesejahteraan keluarga inti.

Description

Validasi dan Finalisasi Repositori File 05 Agustus 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By