Tradisi Khidmah Santri dalam Kekuasaan Simbolik Kiai di Kabupaten Jember (Studi Fenomenologi Sopir Kiai Jember Raya)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Secara etimologis kata khidmah dapat diartikan pengabdian atau pelayanan. Tradisi melayani tokoh kiai di pesantren telah menjadi budaya para santri sejak zaman dahulu. Kabupaten Jember yang juga disebut sebagai Kota Santri karena merupakan kabupaten dengan jumlah pesantren terbanyak di Jawa Timur yaitu sebanyak 611 pesantren dari total 4.452 pesantren. Adapun kajian ini mengangkat pertanyaan tentang proses-proses yang membentuk kekuasaan simbolik kiai terhadap santri dalam tradisi khidmah yang tergabung dalam SK Jember Raya. Adapun tujuan penelitiannya adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan adanya bentuk kekuasaan simbolik kiai atas khidmah anggota SK Jember Raya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Informan penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Adapun teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Teori yang digunakan adalah teori kekuasaan simbolik dari Pierre Bourdieu yang menjelaskan adanya kekuasaan tak terlihat yang dimiliki seseorang dan ditujukan kepada orang-orang yang tidak sadar bahwa dirinya telah menjadi sasaran pihak dominan.

Description

Entry oleh Arif 2026 April 08

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By