Pengaruh Pemberian Dedak Padi Pada Berbagai Komposisi Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jamur Merang (Volvariella volvacea L.)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Jamur merang (Volvariella volvacea L.) merupakan salah satu komoditas bernilai ekonomi tinggi dengan kandungan gizi yang baik. Meski memiliki permintaan pasar yang tinggi, produksi jamur merang di Indonesia masih rendah, salah satunya disebabkan oleh penggunaan nutisi dan media tanam yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi dosis dedak padi dan komposisi media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil jamur merang serta menentukan kombinasi perlakuan terbaik.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga Maret 2025 di kumbung jamur merang Desa Manggaran, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu dosis dedak padi (D0: 0 kg, D1: 1,5 kg, D2: 3 kg, dan D3: 4,5 kg per 15 kg media) dan komposisi media tanam (M1: 100% jerami; M2: jerami 75% + ampas tebu 25%; M3: jerami 75% + serbuk gergaji 25%), yang diulang sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati meliputi kecepatan panen, diameter tubuh buah, jumlah tubuh buah tiap panen, jumlah total tubuh buah, berat tubuh buah tiap panen, dan berat total tubuh buah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara dosis dedak dan komposisi media tanam berpengaruh nyata terhadap jumlah total tubuh buah dan berat total tubuh buah. Faktor tunggal dosis dedak dan komposisi media tanam berpengaruh sangat nyata terhadap sebagian besar parameter. Perlakuan terbaik diperoleh pada kombinasi D2M2, yaitu penambahan dedak 3 kg (20% dari total media) dan media jerami 75% + ampas tebu 25%, yang menghasilkan jumlah total tubuh buah sebanyak 133,33 buah dan berat total 1912,33 gram
Description
Validasi dan Finalisasi Ratna 18 Agustus 2026
