Implementasi Autogenic Drainage Pada Pasien PPOK Dengan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Di Ruang Kenanga RSUD dr.Haryoto Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan kondisi pernapasan kronis yang ditandai dengan hambatan aliran udara yang tidak sepenuhnya reversibel, umumnya disebabkan oleh paparan jangka panjang terhadap zat iritan seperti asap rokok. Salah satu masalah utama pada pasien PPOK adalah bersihan jalan napas tidak efektif akibat hipersekresi sputum. Autogenic Drainage merupakan salah satu teknik fisioterapi dada yang dapat digunakan untuk membantu membersihkan jalan napas secara mandiri melalui kontrol pernapasan.
Penelitian ini merupakan studi kasus yang dilakukan selama tujuh hari terhadap satu pasien PPOK dengan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif di Ruang Kenanga RSUD dr. Haryoto Lumajang. Intervensi yang dilakukan adalah implementasi teknik Autogenic Drainage setiap pagi selama 20–30 menit. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif.
Setelah implementasi selama tujuh hari, terjadi peningkatan pengeluaran sputum dari rata-rata 2,2 ml menjadi 4,2 ml. Pasien menunjukkan peningkatan kemampuan batuk efektif, penurunan frekuensi napas dari 28x/menit menjadi 20x/menit, serta hilangnya suara napas tambahan (ronkhi). Selain itu, pasien melaporkan berkurangnya keluhan sesak napas dan ketidaknyamanan di tenggorokan. Implementasi dilakukan secara konsisten dan pasien menunjukkan kooperatif yang baik dalam mengikuti teknik Autogenic Drainage. Hasil studi ini menunjukkan bahwa Autogenic Drainage efektif dalam meningkatkan bersihan jalan napas pada pasien PPOK. Teknik ini membantu menggerakkan sputum dari saluran napas kecil ke besar sehingga lebih mudah dikeluarkan. Temuan ini sejalan dengan literatur sebelumnya yang menyebutkan Autogenic Drainage mampu menurunkan laju pernapasan dan meningkatkan volume sputum yang dikeluarkan. Partisipasi aktif dan pemahaman pasien terhadap teknik sangat berkontribusi terhadap keberhasilan intervensi. Implementasi Autogenic Drainage selama tujuh hari terbukti meningkatkan efektivitas bersihan jalan napas pada pasien PPOK. Teknik ini dapat menjadi salah satu intervensi keperawatan yang direkomendasikan untuk mengatasi masalah bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien dengan hipersekresi sputum.
Description
Reupload file repository 19 Februari 2026_Ratna
