Pengaruh hasil Reformulasi dengan Penambahan Kh 2 Po 4 Dan Nh 4 Cl Pada Mhb (Mycorrhiza Helper Bacteria) Dan Glomus Spp. Terhadap Populasi Pratylenchus Coffeae dan Pertumbuhan Bibit Kopi Serta Pemanfaatannya Sebagai Buku Nonteks
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pratylenchus coffeae merupakan salah satu nematoda parasit yang menyerang
tanaman kopi. Kopi merupakan salah satu andalan perkebunan di Indonesia namun
kebutuhan kopi arabika tidak seimbang dengan produksi kopi arabika. Salah satu cara
pengendalian Organisme Penggangu Tanaman (OPT) yang sejalan dengan konsep
green economy adalah pengendalian biologis dengan menggunakan agen hayati yaitu
Glomus spp. dan Mycorrhiza Helper Bacteria (MHB). Glomus spp. mampu
meningkatkan pertumbuhan benih kopi arabika lebih baik dan dibantu dengan MHB.
Peran MHB yaitu membantu infeksi mikoriza dan menginduksi ketahanan tanaman
inang. Pada penelitian sebelumnya diketahui bahwa Glomus spp. dan formulasi MHB
dalam menurunkan populasi P. coffeae menurun sehingga perlu dilakukan
reformulasi MHB dengan buffer KH
2
PO
4
dan NH
4
Cl diharapkan bisa meningkatkan
efektivitas agen hayati dalam mengendalikan P. coffeae dan juga meningkatkan
pertumbuhan tanaman kopi arabika. Penyampaian informasi mengenai pengendalian
biologis ini perlu untuk disebarluaskan melalui suatu media yakni buku nonteks.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji kemampuan hasil
reformulasiMHBdengan penambahan KH2 PO4 dan NH4 CL dan Glomus spp.terhadap
populasi P. coffeaedan pertumbuhan bibit kopi; menguji keefektifan bakteri pada
hasil reformulasi dengan penambahan KH2 PO4 dan NH4 Clpada MHB dan Glomus spp.terhadap populasi P. coffeaedan pertumbuhan bibit kopi; menghasilkan buku
nonteks yang layak mengenai hasil reformulasi MHB cair dan Glomus spp. yang
mampu menurunkan P. coffeae dan meningkatkan pertumbuhan bibit kopi arabika.
Penelitian dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Jember, Laboratorium Sub Mikrobiologi Program Studi Pendidikan
Biologi FKIP Universitas Jember, dan Green House Perumahan Tidar, dan
Sterilisasi tanah di Fakultas Pertanian Universitas Jember. Penelitian ini
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 6 perlakuan dengan 4 pengulangan
dan tiap ulangan terdiri atas 3 tanaman.
A
ix
1
=
0 spora Glomus spp.+0MHB+50
nematoda, A
2
= 100 spora Glomus spp.+0MHB+50 nematoda, A
3
=100 spora Glomus
spp.+1 ml MHB1 tunggal (Pseudomonas diminuta)+50nematoda, A
4
= 100 spora
Glomus spp.+1 ml MHB2 tunggal (Bacillus subtilis)+50 nematoda, A
5
= 100 spora
Glomus spp.+1 ml 10
8
MHB konsorsium (P. diminuta dan B.subtilis) +50 nematoda,
A
6
= 100 spora Glomus spp.+1 ml 10
9
MHB konsorsium (P. diminuta dan
B.subtilis)+50 nematoda.
Pengamatan dilaksanakan selama 16 minggu. Pengukuran parameter
dilakukan setiap 4 minggu, kemudian pada akhir pengamatan dilakukan panen bibit
kopi untukdiukur berat basah, berat kering, skor kerusakan akar, derajat infeksi
mikoriza danjuga ekstraksi nematoda untuk menghitung populasi nematoda parasit.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian reformulasi MHB cair dan
Glomus spp. dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman kopi dan mengendalikan
populasi nematoda parasit P. coffeae. Hasil Anova menunjukkan bahwa MHB dapat
menurunkan populasi P. coffeae secara signifikan (P=0,000) baik yang berada di
dalam akar maupun pada tanah. Penurunan populasi nematoda P. coffeae berkisar
antara 40,46%-60,41% dibandingkan dengan kontrol. Selain itu pemberian formula
MHB cair dan mikoriza juga meningkatkan pertumbuhan bibit kopi dibandingkan
dengan kontrol, sedangkan buku nonteks yang berisi tentang hasil penelitian hasil
reformulasi MHB cair dan Glomus spp. yang mampu menurunkan P. coffeae dan
meningkatkan pertumbuhan bibit kopi arabikalayak digunakan sebagai media
informasi dan buku bacaan bagi mahasiswa maupun masyarakat khususnya petani
kopi.
Description
reupload file repositori 8 april 2026_kurnadi/citra
