Pengaruh Model Pembelajaran OOPL (Object Oriented Physics Learning) Disertai Media Powtoon Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa SMA

Abstract

Dalam menghadapi zaman yang terus berkembang peserta didik perlu mempersiapkan pendidikan. Rendahnya keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran fisika masih menghadapi masalah. Kondisi tersebut disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru, kurangnya keterlibatan peserta didik dalam membangun pengetahuan serta penggunaan media pembelajaran yang kurang bervariasi. Oleh karena itu, diperlukan suatu model pembelajaran yang mampu melibatkan peserta didik secara aktif melalui pemecahan masalah serta didukung media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran OOPL (Object Oriented Physics Learning) disertai media Powtoon terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Experiment dan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian siswa kelas XI yang terdiri dari 5 kelas di SMAN Pakusari Tahun Ajaran 2025/2026. Sampel penelitian yaitu kelas XI-4 sebagai kelas eksperimen berjumlah 35 siswa dan kelas XI-2 sebagai kelas kontrol berjumlah 34 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi, observasi, lembar kerja siswa (LKS), observasi keterlibatan peserta didik serta tes pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji deskriptif analitis, uji normalitas, uji N-Gain dan uji hipotesis Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Selain itu, pada kedua kelas juga terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penerapan model pembelajaran OOPL (Object Oriented Physics Learning) disertai media Powtoon memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengidentifikasi masalah, mengumpulkan informasi, merepresentasikan hasil, menghubungkan konsep, menyajikan solusi, serta mengevaluasi hasil pembelajaran secara aktif. Media Powtoon membantu menyajikan fenomena fisika secara visual sehingga mempermudah peserta didik memahami konsep-konsep yang abstrak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran OOPL (Object Oriented Physics Learning) disertai media Powtoon berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa kelas XI di SMAN Pakusari.

Description

Finalisasi September 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By