Persepsi Kelompok Budidaya Terhadap Program Budidaya Lele Sistem Bioflok di Kecamatan Jombang Kabupaten Jember
| dc.contributor.author | Agung Adam Alfariz | |
| dc.date.accessioned | 2026-04-14T02:08:07Z | |
| dc.date.issued | 2019-12-17 | |
| dc.description | reupload file repository 14 april 2026 izza/toufik | |
| dc.description.abstract | Sektor perikanan Indonesia memiliki peranan strategis dalam menopang pemenuhan kebutuhan pangan nasional. Peran pemerintah dalam meningkatkan produktifitas pangan khususnya perikanan darat yaitu, dengan menerapkan program budidaya lele sistem bioflok. Kecamatan Jombang merupakan salah satu kecamatan yang menerima bantuan berupa budidaya lele sistem bioflok yang diberikan oleh dinas perikanan Kabupaten Jember. Setelah program berjalan, kenyataannya program tersebut memiliki kendala berupa kegiatan budidaya lele dengan sistem bioflok tidak dilakukan lagi. Tujuan penelitian untuk mengetahui persepsi kelompok budidaya terhadap program budidaya lele sistem bioflok. Penentuan daerah penelitian dilakukan dengan metode purposive atau purposive method, yang dilakukan di Kecamatan Jombang Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan metode deskriptif kualitatif. Metode penentuan informan menggunakan metode purposive sampling. Key informan yang dipilh adalah pihak ketua kelompok budidaya dan penyuluh. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumen. Analisis data yang digunakan yaitu Teori Meiles and Huberman (1984). Miles and Huberman (1984) yang terdiri dari data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil analisis menunjukan bahwa program budidaya lele sistem bioflok di Kecamatan Jombang Kabupaten Jember merupakan bantuan yang diberikan oleh salah satu tokoh pemerintahan melalui dinas perikanan Kabupaten Jember yang diberikan kepada 3 kelompok budidya yang terdiri dari kelompok budidaya Maju Bersama, kelompok budidaya Tirta Indah dan kelompok budidaya Keting Jaya. Persepsi kelompok budidaya lele sistem bioflok di Kecamatan Jombang Kabupaten Jember sudah sesuai dalam hal memberikan bantuan guna membantu masyarakat desa untuk meningkatkan pendapatan kelompok budidaya. Persyatatan yang mudah untuk dipenuhi serta adanya pembekalan membuat persepsi kelompok budidaya di Kecamatan Jombang Kabupaten Jember dapat dengan mudah memperoleh bantuan tersebut serta dapat dengan mudah memahami terkait budidaya lele sistem bioflok. Program budidaya lele sistem bioflok di Kecamatan Jombang tidak dapat berkelanjutan karena terkendala biaya sebab biaya pakan yang tinggi dan harga jual yang murah membuat budidaya lele sistem bioflok tidak dapat dilanjutkan dikarenakan biaya untuk budidaya selanjutnya tidak mencukupi sehingga harapan kelompok budidaya terkait program sistem bioflok di Kecamatan Jombang Kabupaten Jember perlu adanya pendampingan secara terus-menerus. Akan tetapi sasaran dalam memberikan bantuan harus lebih diperhatikan dengan memilih masyarakat yang memang melakukan usaha di bidang budidaya perikanan sehingga program budidaya lele sistem bioflok akan berjalan maksimal. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Aryo Fajar Sunartomo,S.P., M.Si | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/7003 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | fakultas pertanian | |
| dc.subject | Budidaya Lele Sistem Bioflok | |
| dc.subject | Persepsi | |
| dc.title | Persepsi Kelompok Budidaya Terhadap Program Budidaya Lele Sistem Bioflok di Kecamatan Jombang Kabupaten Jember | |
| dc.type | Other |
