Pengaruh Model Discovery Learning Berbasis Pendekatan Deep Learning Berbantuan E-Asesmen Quizalize Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Fisika Siswa SMA
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pembelajaran fisika di tingkat SMA masih menghadapi tantangan dalam
mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Hal ini
disebabkan oleh proses pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru serta
kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk membangun pemahaman
secara mendalam. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penerapan model
pembelajaran yang lebih inovatif, yang mampu melibatkan siswa secara aktif serta
mendorong terbentuknya pemahaman yang bermakna. Salah satu alternatif yang
dapat digunakan adalah model discovery learning berbasis pendekatan deep
learning berbantuan e-asesmen berbasis Quizalize.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model
discovery learning berbasis pendekatan deep learning berbantuan Quizalize
terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar fisika siswa SMA. Penelitian
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis true experimental design melalui
desain posttest only control design. Penelitian dilaksanakan di SMA
Muhammadiyah 3 Jember pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 dengan
populasi seluruh siswa kelas X.
Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik cluster random
sampling melalui metode undian setelah dilakukan uji homogenitas menggunakan
uji Levene. Berdasarkan hasil pengundian, kelas X-D ditetapkan sebagai kelas
eksperimen dan kelas X-C sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan
pembelajaran menggunakan model discovery learning berbasis pendekatan deep
learning berbantuan Quizalize, sedangkan kelas kontrol menggunakan model
problem based learning berbasis pendekatan saintifik dengan asesmen dilakukan
menggunakan tes tulis. Materi yang diajarkan pada kedua kelas adalah usaha dan
energi. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan berpikir kritis yang
mengacu pada indikator interpretasi, analisis, inferensi, evaluasi, eksplanasi, dan
regulasi diri, serta tes hasil belajar fisika yang mengacu pada ranah kognitif
Taksonomi Bloom C4–C6, yaitu menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan.
Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik meliputi uji prasyarat
berupa uji normalitas dan uji hipotesis menggunakan independent sample t-test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada
kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol dengan rata-rata masingmasing sebesar 60,92 dan 51,30. Hasil uji Independent Sample t-Test menunjukkan
nilai signifikansi sebesar 0,025 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh signifikan model
discovery learning berbasis pendekatan deep learning berbantuan e-asesmen
Quizalize terhadap kemampuan berpikir kritis fisika siswa SMA. Sementara itu,
rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen sebesar 73,57 dan kelas kontrol
sebesar 63,67. Namun, hasil uji Mann-Whitney U-Test menunjukkan nilai
signifikansi sebesar 0,056 > 0,05, sehingga tidak terdapat pengaruh signifikan
model discovery learning berbasis pendekatan deep learning berbantuan e-asesmen
Quizalize terhadap hasil belajar fisika siswa SMA.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model
discovery learning berbasis pendekatan deep learning berbantuan e-asesmen
Quizalize efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis fisika siswa
SMA karena model ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan
konsep secara mandiri, melakukan eksplorasi, serta mengaitkan materi dengan
pengalaman dan pengetahuan yang telah dimiliki sehingga pemahaman yang
diperoleh menjadi lebih mendalam dan bermakna. Namun, model tersebut belum
menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar fisika siswa SMA.
Hal ini diduga karena kelas kontrol juga menerapkan model pembelajaran aktif,
yaitu problem based learning berbasis pendekatan saintifik, sehingga siswa pada
kedua kelas sama-sama memperoleh pengalaman belajar yang mendukung
pemahaman konsep dan pencapaian hasil belajar yang relatif tidak berbeda secara
signifikan.
Description
Validasi file repositori 30 Juni 2026_Firli
