Aktivitas Terbang Mencari Makan Lebah Madu Apis florea F. (Hymenoptera : Apidae) di Lamongan dan Jombang sebagai Materi Book Chapter
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Keanekaragaman lebah madu di Indonesia ditemukan terdapat 5 jenis lebah
madu, salah satunya adalah lebah madu kerdil. Lebah madu kerdil merah (Apis
florea) merupakan salah satu jenis lebah madu genus Apis yang berpotensi sebagai
polinator pada berbagai tanaman. Potensi layanan polinasi oleh lebah ini erat
kaitannya dengan aktivitas terbang lebah. Namun, informasi mengenai lebah ini
baik itu data persebarannya ataupun informasi aktivitas terbangnya di Indonesia
sangat terbatas. Oleh karena itu, penelitian mengenai aktivitas terbang A. florea
diperlukan dan penting sebagai pertimbangan langkah konsevasi. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui aktivitas terbang mencari makan (foraging) dari lebah
A. florea, pengaruh faktor abiotik terhadap aktivitas terbang, dan kaitannya dengan
faktor biotik di sekitar sarang A. florea di Lamongan dan Jombang, serta kelayakan
book chapter yang disusun dari hasil penelitian.
Pengamatan aktivitas terbang A. florea meliputi jumlah lebah yang terbang
keluar sarang (FO), kembali ke sarang dengan membawa polen (RWP), dan
kembali ke sarang tanpa polen (RWoP) yang diamati pada pukul 06.00-16.00
selama tiga hari sebagai pengulangan (Raffiudin et al., 2022). Waktu observasi
dilakukan selama 10 menit pengamatan dan 10 menit interval dengan pengukuran
faktor abiotik pada saat waktu interval. Pengukuran faktor abiotik meliputi
temperatur, kelembapan udara, serta intensitas cahaya di dekat sarang dan di tempat
terbuka di sekitar sarang. Aktivitas terbang A. florea diamati di Dusun Garangan,
Desa Sudangan, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan dan data aktivitas
terbang A. florea pada penelitian Shullia et al., (2024) di Desa Sumbernongko,
Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang. Kemudian analisis pengaruh faktor
abiotik terhadap aktivitas terbang A. florea menggunakan analisis General Linear
Models (GLM) di R studio. Selain faktor abiotik, faktor biotik di sekitar sarang juga
diamati. Faktor biotik yang diamati berupa tumbuhan berbunga (Angiospermae) di sekitar sarang dengan ukuran transek 20m di empat arah mata angin. Hasil
penelitian kemudian disusun sebagai book chapter. Kelayakan book chapter
divalidasi oleh ahli materi, ahli media, dan pengguna.
Description
Reaploud Repository 25 Maret_agus
