Pengaruh Media Tanam Terhadap Pola Kelembaban Tanah dan Pertumbuhan Tanaman Tomat
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) merupakan tanaman hortikultura
yang penting di Indonesia, baik karena manfaat kesehatannya maupun nilai
ekonominya. Untuk menunjang pertumbuhan tomat secara optimal, media tanam
memiliki peran yang krusial. Media yang baik harus mampu menyediakan
kelembaban yang stabil, menjaga cadangan air, dan mendukung penyerapan unsur
hara oleh tanaman. Mengingat pengaruh kelembaban tanah terhadap pertumbuhan
tanaman dan efisiensi irigasi, penelitian ini dilakukan untuk memahami bagaimana
variasi media tanam memengaruhi pola kelembaban tanah serta parameter
pertumbuhan tomat.
Penelitian ini dirancang secara eksperimental dengan menggunakan empat
jenis media tanam yang berbeda, yaitu kombinasi tanah, pupuk kandang, sekam
padi, dan cocopeat dalam perbandingan tertentu. Kelembaban tanah diukur secara
rutin menggunakan sensor, sementara pertumbuhan tanaman diamati melalui
parameter seperti tinggi tanaman, lebar daun, diameter batang, dan kandungan
klorofil. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk memetakan pola
hubungan antara kelembaban tanah dan pertumbuhan tanaman, serta diuji secara
statistik menggunakan ANOVA untuk mengidentifikasi pengaruh signifikan dari
variabel penelitian.
Hasil eksperimen menunjukkan bahwa campuran tanah, pupuk kandang,
dan cocopeat dengan perbandingan 1:1:1 merupakan media tanam terbaik dalam
mempertahankan kelembaban tanah. Media ini menunjukkan kemampuan
menyimpan air lebih lama dibandingkan media lainnya karena struktur cocopeat
yang berpori besar, sehingga air dapat terserap dan disimpan dengan baik. Meski
demikian, kelembaban yang sangat tinggi (>90%) tidak terbukti mempercepat
pertumbuhan tanaman, namun memengaruhi kestabilan hasil bunga yang
dihasilkan. Dari analisis statistik, diketahui bahwa nilai kelembaban terendah
memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan tanaman, sedangkan
kecepatan penurunan kelembaban tidak memberikan efek yang berarti. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemilihan media tanam yang sesuai
untuk mendukung pola kelembaban tanah yang optimal, sekaligus memberikan
panduan untuk pengelolaan irigasi yang lebih efisien dalam budidaya tomat.
Temuan ini dapat membantu meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan
melalui pendekatan agrikultur yang lebih terukur.
Description
Reupload file repository 11 februari 2026 maya/mita
