Penggunaan Teknik Sinematografi dalam Menciptakan Atmosfer Ketegangan pada Film World War Z

Abstract

Film sebagai media audiovisual tidak hanya mengandalkan kekuatan cerita, tetapi juga kemampuan visual dalam menyampaikan emosi kepada penonton. Salah satu bentuk emosi yang sering dibangun dalam film adalah ketegangan. Atmosfer ketegangan tidak hanya terbentuk dari unsur naratif, tetapi juga dipengaruhi oleh teknik sinematografi yang mengatur bagaimana visual disajikan. Film World War Z dipilih sebagai objek penelitian karena menampilkan intensitas ketegangan yang kuat melalui berbagai adegan aksi dan konflik yang didukung oleh pengolahan visual yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana teknik sinematografi digunakan dalam membangun atmosfer ketegangan pada film World War Z. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi terhadap empat adegan terpilih yang secara representatif mewakili masing masing indikator atmosfer ketegangan, yaitu curiosity, conflict, surprise, dan suspense. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori Five C’s of Cinematography yang meliputi camera angle, continuity, cutting, close-up, dan composition, serta dikaitkan dengan konsep unsur pembentuk atmosfer ketegangan untuk menghasilkan pembahasan yang spesifik dan mendalam Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik sinematografi memiliki peran penting dalam membangun atmosfer ketegangan secara visual dan emosional. Penerapan berbagai aspek sinematografi dilakukan secara terintegrasi untuk mengarahkan perhatian penonton, menjaga kesinambungan visual, mengatur ritme adegan, serta memperkuat ekspresi emosional karakter pada setiap indikator ketegangan yang dianalisis. Selain itu, penggunaan variasi ukuran gambar dan komposisi visual turut mendukung penyampaian makna dramatik serta mempertegas situasi yang dihadirkan dalam setiap adegan terpilih. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa atmosfer ketegangan dalam film World War Z dibangun melalui keterpaduan antara teknik sinematografi dan unsur dramatik. Sinematografi tidak hanya berfungsi sebagai elemen visual, tetapi juga sebagai sarana utama dalam menciptakan pengalaman emosional yang intens bagi penonton melalui representasi visual yang tepat pada setiap unsur pembentuk ketegangannya.

Description

Validasi file repositori 4 Agustus 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By