Pengembangan Metode Skanometri untuk Penetapan Kadar Kuersetin pada Bawang Merah
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Farmasi
Abstract
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu tanaman
yang banyak dibudidayakan dan dimanfaatkan dalam kehidupan masyarakat sehari
hari. Bawang merah dapat digunakan sebagai salah satu bahan obat tradisional
untuk mengobati berbagai masalah kesehatan. Hal ini dikarenakan adanya
kandungan kuersetin yang merupakan senyawa flavonol yang ditemukan terdapat
bawang merah. Pengukuran kadar kuersetin dapat dilakukan dengan banyak metode
salah satunya yaitu dengan metode kolorimetri dengan penambahan reagen N
Bromosuksinimida (NBS). Reaksi antara kuersetin dan NBS terjadi ketika kuersetin
yang memiliki gugus hidroksil (OH) di posisi 3’ dan 4’ pada cincin B, posisi 5 dan
7 pada cincin A serta posisi 3 pada cincin C berinteraksi secara selektif dengan NBS
membentuk produk 6,8-dibromoquercetin yang berwarna ungu kemerahan (Foti
dan Rocco, 2014).
Description
Dosen pembimbing utama
Dr. apt. Moch. Amrun Hidayat, S.Si., M.Farm.
Dosen pembimbing anggota
Dr. apt. Siti Muslichah, S.Si., M.Sc.
