Analisis Faktor Sosiodemografi Terhadap Penggunaan Telemedis Pada Pasien Dengan Penyakit Jantung : Survei Kesehatan Indonesia 2023
| dc.contributor.author | Tahira Hafizah Attiyatul Hannan | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-06T02:12:46Z | |
| dc.date.issued | 2025-05 | |
| dc.description | Reupload File Repositori 6 Februari 2026_Rudi H/Ardi | |
| dc.description.abstract | Penyakit jantung menjadi salah satu penyakit utama yang secara signifikan mengancam kesehatan dan keberlangsungan hidup manusia. Hal ini ditunjukan dengan beban penyakit jantung yang terus meningkat di seluruh dunia, sehingga menjadikan kondisi tersebut sebagai salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas. Berdasarkan terdapat 523 juta kasus penyakit kardiovaskular dengan jumlah kematian mencapai 18,6 juta diseluruh dunia pada tahun 2019. Oleh karena itu, diperlukan metode inovatif untuk meringankan beban dan mengurangi akibat penyakit jantung yang merugikan (C. Wang dkk., 2024). Telemedis dipilih sebagai inovasi yang menjanjikan dalam optimalisasi perawatan pasien dengan penyakit jantung (van Eijk dkk., 2024). Telemedis memberikan kemudahan bagi pasien untuk mendapatkan layanan tenaga kesehatan walaupun tidak di lokasi geografis yang sama. Dengan demikian, telemedis membantu mengurangi biaya perjalanan, menghemat waktu serta menyediakan akses layanan kesehatan, yang tidak selalu tersedia di daerah tertinggal (Alam dkk., 2020; Mohammadzadeh dkk., 2022). Meskipun Teknologi kesehatan menjanjikan masa depan cerah, akan tetapi tetap terdapat hambatan seperti infrastruktur, sistem komputer, dan konektivitas yang kurang, serta adanya disparitas penggunaan telemedis akibat perbedaan usia, jenis kelamin, tempat tinggal, pendidikan, ekonomi, etnis, dan asuransi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. data penelitian yang digunakan yaitu data sekunder hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh pasien yang memiliki penyakit jantung dengan jumlah 1.525.935 sesuai data yang diperoleh dari Riskesdas 2018 dengan jumlah sampel yang ada pada data SKI 2023 yaitu sebanyak 6878 responden. Instrumen penelitian ini mengikuti instrumen SKI 2023 yaitu menggunakan instrumen individu yang terdiri dari 3 blok pertanyaan rincian blok IX pengenalan tempat, blok X keterangan wawancara individu dan blok XI keterangan individu serta identifikasi responden. (Survei Kesehatan Indonesia, 2023) Hasil dari karakteristik responden dalam penelitian didapatkan bahwa jumlah responden yang pernah menggunakan telemedis terbanyak berada pada rentang usia 55-64 tahun yaitu 117 (35,9%). Mayoritas jenis kelamin yang menggunakan telemedis yaitu laki-laki yaitu 170 (52,1%). Penggunaan telemedis terbanyak berada pada tingkat pendidikan tamat SLTA yaitu 112 (34,4%). Presentase wilayah perkotaan mendominasi penggunaan telemedis 281 (86,2%). Status ekonomi terbanyak dalam menggunakan ekonomi yaitu pada tingkat teratas yaitu 190 (32,8%). Berdasarkan hasil analisis chi-square diketahui bahwa variabel sosiodemografi yaitu usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, tempat tinggal dan status ekonomi memiliki nilai p-value < 0,05 sehingga memiliki hubungan dengan penggunaan telemedis. Selanjutnya setelah dilakukan analisis regresi logistik didapati hasil terdapat pengaruh dengan nilai sig atau p value < 0,05 pada variabel usia, tempat tinggal, tingkat pendidikan dan status ekonomi. Sedangkan pada variabel jenis kelamin memiliki p value > 0,05. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan telemedis di kalangan pasien jantung di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor sosiodemografi. Usia, tingkat pendidikan, tempat tinggal, dan status ekonomi memainkan peran penting dalam menentukan apakah mereka menggunakan telemedis atau tidak. Sementara itu, jenis kelamin tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penggunaan telemedis. Hasil ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan strategi kesehatan yang lebih inklusif dan efektif dalam meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan jantung melalui telemedis di Indonesia. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Ns. Akhmad Zainur Ridla S.Kep. DPA: Ns. Muhamad Zulfatul A’La, S.Kep.,M.Kep.,Ph.D | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1923 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keperawatan | |
| dc.subject | Sosiodemografi | |
| dc.subject | Penyakit Jantung | |
| dc.subject | Pasien | |
| dc.title | Analisis Faktor Sosiodemografi Terhadap Penggunaan Telemedis Pada Pasien Dengan Penyakit Jantung : Survei Kesehatan Indonesia 2023 | |
| dc.type | Other |
Files
Original bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- Tahira Hafizah Attiyatul Hannan - 212310101090.pdf
- Size:
- 4.87 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
