Efektivitas Ekstrak Ageratum Conyzoides dalam Menekan Pertumbuhan Aspergillus Sp. Secara In Vitro
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Budidaya tanaman tidak terlepas dari adanya ganguan hama penyakit tanaman, baik
pada proses produksi maupun pascapanen. Penyakit masa pascapanen yang banyak
menyerang adalah busuk buah diakibatkan oleh patogen. Umumnya patogen yang
menyerang saat pascapanen adalah jamur. salah satunya ialah jamur Aspergilus sp.
yang dapat meghasilkan mikotoksin. Untuk mengurangi dampak negatif tersebut,
maka diperlukan pengendalian penyakit yang ramah lingkungan, misalnya
menggunakan fungisida yang berasal dari tanaman yaitu fungisida nabati. Ekstrak
A. conyzoides dapat berperan sebagai antibakteri dan antifungi yang memiliki
senyawa seperti sineol, minyak atsiri dan alkaloid, yang berperan sebagai fungisida
nabati. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui efisiensi ekstrak A. conyzoides
teradap pertumbuan patogen A. flavus penyebab penyakit busuk buah jamur secara
in vitro dan mengetahui senyawa yang terdapat dalam ekstrak A. conyzoides dengan
potensi menghambat pertumbuhan patogen A. flavus secara in vitro. Penelitian ini
menggunakan metode media beracun dengan rancangan acak lengkap yang terdiri
dari 6 perlakuan (0%, 1%, 2%, 3%, 4%, 5%) dengan 5 kali ulangan sehingga
terdapat 30 unit percobaan. Analisis keragaman menggunakan ANOVA kemudian
dilanjutkan dengan post-hoc analysis dengan uji Tukey. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kandungan senyawa tertinggi pada ekstrak A. conyzoides
adalah minyak atsiri 24,13%. Hasil penambahan ekstrak A. conyzoides dapat
memberikan pengaruh terhadap luas pertumbuhan, laju pertumbuhan, dan daya
hambat. Laju pertumbuhan A. flavus menunjukan grafik fluktuatif dimana pada hari
kedua mengalami penurunan dan pada hari ketiga dan empat mengalami kenaikan
lalu pada hari kelima dan seterusnya mengalami penurunan. Pada konsentrasi 5%
dapat menghambat pertumbuhan A. flavus sebesar 22,38%
Description
Reupload file repository 13 februari 2026 maya/mita
