Pengaruh Financial Distress dan Leverage terhadap Tax Avoidance
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh financial distress dan
leverage terhadap tax avoidance, dengan mempertimbangkan profitabilitas sebagai
variabel kontrol. Penelitian ini difokuskan pada perusahaan sektor pertambangan
minyak, gas, dan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama
periode 2021 hingga 2023 yang berjumlah 20 perusahaan. Teknik pengambilan
sampel pada penelitian ini menggunakan Purposive Sampling. Penelitian ini
menggunakan data sekunder berupa Laporan Keuangan Tahunan. Metode analisis
yang digunakan dalam penelitian adalah metode analisis regresi data panel. Data
dianalisis dengan bantuan perangkat lunak EViews.
Hasil penelitian dan analisis menunjukkan bahwa secara persial, variabel
Financial Distress yang diukur dengan Effective Tax Rate berpengaruh terhadap
Tax Avoidance dan Leverage yang diukur menggunakan rasio Debt to Equity Ratio
berpengaruh terhadap Tax Avoidance. Sedangkan Profitabilitas yang diukur dengan
Net Profit Margin berpengaruh terhadap Tax Avoidance. Secara simultan, ketiga
variabel tersebut berpengaruh terhadap Tax Avoidance. Temuan ini
mengindikasikan bahwa strategi penghindaran pajak (tax avoidance) pada
perusahaan sektor pertambangan minyak, gas, dan batu bara dapat dipengaruhi oleh
kondisi tekanan keuangan (financial distress), struktur modal (leverage), dan
kinerja laba (profitabilitas).
Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan, yaitu
(1) Belum mempertimbangkan variabel moderasi atau mediasi yang mungkin
memengaruhi hubungan antara Financial Distress, Leverage, Profitabilitas, dan
Tax Avoidance (2) Pengukuran Financial Distress hanya menggunakan model
Springate, tanpa membandingkannya dengan model prediksi kebangkrutan lainnya
Oleh karena itu, penelitiann selanjutnya sebaiknya menambahkan variabel
moderasi atau mediasi yang mungkin memengaruhi hubungan antara Financial
Distress, Leverage, Profitabilitas, dan Tax Avoidance dan Pengukuran Financial
Distress hanya menggunakan model Springate, tanpa membandingkannya dengan
model prediksi kebangkrutan lainnya
Description
Entry oleh Arif 2026 Februari 24
